Setelah melakukan penyerahan sertifikat Sistem Jaminan Halal pertama kepada PT. Ajinomoto Indonesia dan PT. Ajinex Internasional untuk kategori perusahaan MSG. Ketua MUI dan Direktur LPPOM MUI menggelar sebuah konfrensi perss kemarin siang (06/12) di markas MUI, Jl. Proklamasi.
"Kami sangat senang telah memasuki usia ke-22. Sepanjang tahun 2010 beberapa poin penting telah berhasil kami hasilkan, seperti keberhasilan LPPOM MUI dalam mengeluarkan fatwa vaksin miningitis dan juga keberhasilan standarisasi halal MUI menjadi rujukan standarisasi Internasional. Dan baru-baru ini MUI Indonesia juga berhasil terpilih menjadi sekretariat World Halal Council," jelas Lukmanul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut survey kami kesadaran konsumen akan produk halal meningkat dari 70% (2009) menjadi 90% (2010). Karena itu pastinya kebutuhan akan produk halal semakin tinggi. Memang sepanjang tahun 2009-2010 terjadi peningkatan sertifikasi produk halal sebanyak 2 kali lipat. Tetapi 50% diantaranya adalah produk Cina alias produk asing, karena itu kami berharap produsen lokal untuk lebih peduli akan hak konsumen muslim," harap Lukmanul.
Tidak hanya itu akhir-akhir ini LPPOM MUI juga gencar menekankan pentingnya sistem jaminan halal kepada perusahaan. Mengingat sertifikasi halal hanya berlaku hingga 2 tahun saja, karena itu sistem jaminan halal sangat diperlukan sebagai komitmen perusahaan dalam terus-menerus menjamin kehalalan produk yang dihasilkannya.
"Sertifikasi halal dan sistem jaminan halal ini sangat penting. Tak lain adalah untuk melindungi hak konsumen muslim terutama jika nanti sudah memasuki perdagangan bebas. Jadi perdagangan bebas (Free Trade) dapat diarahkan menjadi Fair Trade (perdagangan berkeadilan), dalam hal ini adil melindungi hak konsumen muslim," jelas Lukmanul panjang lebar.
Keinginan LPPOM MUI untuk menjadikan Indonesia sebagai Pusat Halal Dunia pun ikut disampaikan oleh KH Hamidan. "Seperti yang kita tahu penduduk Indonesia memiliki jumlah populasi muslim terbesar di dunia. Oleh karena itu sudah sepantasnya kita menjadi 'Pusat Halal Dunia'. Untuk itu memang tidak mudah karena kami memerlukan dukungan semua pihak termasuk masyarakat dan juga pemerintah," tutup Hamidan.
(dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN