ADVERTISEMENT

Champagne Halal Dituang Pertama di Paris

- detikFood
Rabu, 05 Jan 2011 17:54 WIB
Paris - Setelah burger halal dan foie gras halal menjadi sebuah sensasi di Eropa, khususnya Paris. Kini menjelang tahun baru 2011, giliran halal champagne yang berhasil merebut perhatian kaum muslim Paris. Akankah minuman ini menjadi sebuah kontroversi?

Liburan Natal dan tahun baru di negara-negara Eropa biasanya jatuh pada musim dingin. Tak heran jika minuman beralkohol seperti wine, champagne, dan bir laku keras pada saat-saat tersebut. Sebab minuman beralkohol tak hanya digunakan untuk menghangatkan tubuh dari dinginnya udara, melainkan juga dipergunakan untuk bersulang saat perayaan Natal dan tahun baru.

Meskipun bagi sebagian besar masyarakat Eropa menegak minuman beralkohol saat musim dingin sudah menjadi hal yang biasa, namun tidak untuk kaum muslim. Sebab minuman yang memabukkan seperti alkohol, merupakan minuman yang hukumnya diharamkan untuk dikonsumsi oleh seorang muslim.

Namun beberapa waktu lalu Orient Drinks SPRL, meluncurkan champagne halal dengan merk Night Orient di Paris. Dimana minuman tersebut diharapkan dapat menjadi pengganti minuman beralkohol yang sering digunakan untuk merayakaan festive seasons seperti layaknya masyarakat Eropa lainnya.

Night Orient dipasarkan dengan mengantongi lebel halal - zero percent alcohol 'festive drink'. Rashid Gacem salah satu mitra di Night Orient mengungkapkan ketidaksetujuannya atas kritik-kritik yang dituai sehubungan dengan peluncuran champagne halal ini.

"Muslim di Eropa saat ini mengenakan pakaian barat, membeli produk-produk barat, dan memiliki teman-teman orang barat juga. Tetapi apa yang membuat minuman halal kami jadi berbeda dan tidak boleh dikonsumsi?" jelas Gacem dengan semangat seperti yang dikutip dari www.thenational.ae.

Seperti minuman champagne lainnya, Night Orient dikemas dalam kemasan eksklusive - botol kaca tinggi dengan tutup kertas timah mengkilap berwarna emas dan lebel berwarna biru. Night Orient memperoleh sertifikasi halal yang dikeluarkan oleh Brussels Chamber of Commerce pada bulan Maret 2010. Dan minuman ini telah didistribusikan di berbagai toko-toko di Paris menjelang Natal tahun 2010 lalu.

Meskipun ada yang menentang, ada pula yang menyambut baik kehadiran champagne halal ini. "Meskipun ada yang tidak senang, ada pula yang senang dengan kehadiran Night Orient. Di Perancis biasanya pernikahan, ulang tahun, dan tahun baru dirayakan dengan bersulang menggunakan chamapagne. Sehingga kini kaum muslim dapat mengikuti kebiasaan tersebut dengan bersulang meminum Night Orient," ujar Gacem.

Christophe Montagne, Manager F&B Cora Supermarket mengungkapkan pendapatnya, "Saya rasa ini sebuah terobosan di dunia F&B. Bahkan tidak hanya kaum muslim yang memperlihatkan ketertarikannya untuk membeli minuman ini, banyak non muslim penasaran dan tertarik untuk ikut membelinya," jelas Mr. Montagne.

Mr Jacquemin, selaku partner Mr. Gacem mengatakan bahwa Night Orient kini dipasarkan di 12 negara dengan target mencakup Arab, UEA, dan negara muslim lainnya. Ia menambahkan bahwa champagne halal ini berbeda dari sparkling grape juice, karena mengunakan proses pengolahan yang unik dan rasanya juga mirip dengan minuman alkohol.

(dev/Odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT