Satu lagi restoran halal berkembang pesat di Amerika. Pizza MilanoΒ - sebuah restoran penyedia pizza halal - yang terletak di San Joaquin County, California ini berhasil memperoleh ceruk pasar di Amerika. Apa yang membuatnya pizza halal ini sukses dan populer?
Fred Zakaria, pemilik Pizza Milanno merupakan seorang imigran Afghanistan yang datang ke Amerika tak lama saat negaranya meletus perang. Setelah melalui proses yang panjang ia pun tinggal di California bersama sang isteri dengan harapan dapat memperoleh kehidupan yang lebih baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pizza Milano merupakan tipikal restoran Amerika pada umumnya. Namun di restoran ini Zakaria hanya menjual pizza halal yang artinya menggunakan bahan-bahan makanan halal yang diijinkan dan diolah sesuai hukum Islam. Di Pizza Milano, pepperoni dan sosisnya dibuat dari daging sapi, sedangkan ham digantikan dengan daging kalkun atau ayam. Kesemua daging tersebut dibeli dari distributor yang memberikannya tambahan sekitar $2 pound untuk dipotong oleh tukang jagal secara Islami.
Restoran milik Zakaria sebenarnya merupakan salah satu contoh dari restoran halal lainnya yang sukses di Amerika. "Sangat menarik sekali melihat pertumbuhan restoran halal saat ini, mulai yang menyajikan makanan tradisional sampai beragam pilihan makanan yang lebih Amerika seperti pizza dan burger," ujar Shahed Amanullah, pendiri dari Halalfire jaringan media yang mengelola Zabihah - penyedia database restoran halal.
Salah satunya adalah Jessica Kaufman. "Saya selalu pergi ke Pizza Milano, karena pizzanya sehat dan fresh. Saya juga suka dengan pelayanannya," jelas Jesicca.
Zakria berpendapat restoran halal semakin kompetitif. Selain itu permintaan akan makanan halal tidak hanya datang dari kaum muslim melainkan juga dari konsumen non-muslim sehingga menciptakan sebuah ceruk pasar. Ia pun mengaku banyak konsumennya adalah warga Afganistan, tetapi tak sedikit pula warga Amerika lainnya yang datang untuk menikmati pizza di restorannya.
(dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN