Burger Halal dan Sehat Masuki Pasar Arab

Burger Halal dan Sehat Masuki Pasar Arab

- detikFood
Rabu, 08 Des 2010 17:00 WIB
Jakarta - Setelah Quick Burger sukses di Perancis. Kini salah satu jaringan restoran dari New Zeland kembali menuai keberhasilan dalam menembus pasar Arab Saudi dan Dubai yang terkenal memiliki standarisasi ketat dalam soal makanan. Apa yang membuat burger yang satu ini istimewa?

Burger Fuel adalah salah satu jaringan restoran fast food asal New Zealand yang berdiri sejak tahun 2007 lalu. Restoran burger ini untuk pertama kalinya berdiri di Dubai sekitar akhir tahun 2008 dengan Master Franchise yang dipegang oleh Al Khayyat Investments.

Manajemen Burger Fuel berharap bahwa burger yang menggunakan daging sapi halal yang hanya memakan rumput-rumputan ini dapat menarik konsumen mereka. Saat ini jaringan restoran Burger Chain di Arab akan segera dibuka dalam waktu dekat dengan harapan dapat memperoleh keuntungan dengan memasuki pasar muslim.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ayman Habvali selaku Retail Marketing Manager Al Khayyat Investments di Dubai mengatakan, ia berharap bahwa berharap dengan kehadiran outlet Burger Fuel dapat menarik warga masyarakat Arab untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan. Dimana burger ini selain terbuat dari daging sapi halal juga memiliki keunggulan karena sapi yang digunakan diberi makan rumput organik sehingga lebih sehat.

"Saat ini masyarakat lebih peduli dalam menjaga kesehatan mereka," ujar Mr. Hanbali. "Orang-orang sangat menyukai burger tetapi mereka tidak mau mengkonsumsinya jika burger tersebut tidak dibuat dari bahan-bahan yang sehat. Burger ini istimrwa selain ditawarkan dengan sapi halal tetapi sapi yang dipergunakan juga adalah sapi yang mengkonsumsi rumput organik. Saya rasa kedua hal ini menjadi nilai lebihnya," imbuh Mr. Hanbali.

Makanan halal adalah pasar yang tumbuh cepat, dengan perkiraan senilai lebih dari US$650 miliar secara global untuk tahun ini, seperti yang dikutip dari Business Monitor International.

Mr. Darhim Hashim selaku Chief Executive dari International Halal Integrity Alliance mengemukakan, melihat perkembangan pasar halal yang makin kompetitif, para retailer dan produsen akan melakukan diferensiasi produk dengan penawaran premium. Hal ini dapat dipastikan bakal terjadi terutama di pasar Arab, dimana makanan yang ditawarkan sudah dipastikan halal.

Permintaan akan makanan halal ini juga dipengaruhi oleh konsumen kelas menengah. Dimana dapat dipastikan permintaan berasal dari mereka untuk memperoleh produk makanan yang halal dan lebih sehat. Oleh karena itu Burger Fuel pun optimis dengan kehadirannya di Arab Saudi dalam waktu dekat ini.
(eka/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads