Produk Halal Filipina Hadir di Timur Tengah

Produk Halal Filipina Hadir di Timur Tengah

- detikFood
Selasa, 30 Nov 2010 17:26 WIB
Jakarta - Sebuah perusahaan besar Filipina tengah melakukan diversifikasi di bidang makanan halal. Dimana perluasan lini produk tersebut berhasil menembus pasar Timur Tengah, setelah mereka memperoleh pengesahan berupa sertifikasi halal untuk daging olahan.

RFM untuk pertama kalinya memperkenalkan produk sosis halal di tahun 2009, setelah melalui proses akreditasi atau pengakuan yang sangat ketat. RFM Corp sendiri merupakan salah satu perusahaan terbesar di Filipina yang memiliki banyak lini produk baik makanan maupun minuman.

Saat ini rangkaian produk-produk RFM tersedia di 45 negara di seluruh dunia. Perusahaan tersebut memproduksi saus, tepung, produk berbasis nasi, mi, pasta, saus spaghetti, jus kalengan, produk susu, energy drink, produk kalengan, daging beku, dan es krim. Kesemua produk tersebut berada di bawah lebel Selecta, Moo, Swift, Sunkist, White King dan Fiesta Pasta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ekspor daging adalah hal yang paling sulit karena adanya aspek budaya negara setempat dan juga kasus penyakit-penyakit yang diidap oleh hewan-hewan. Dalam hal ini daging halal merupakan aspek yang sangat sensitif karena harus melalui proses yang ketat dan sulit," ujar Imelda J. Madarang, selaku Vice President - General Manager dari RFM Corp divisi ekspor.

"Orang Filipina yang tinggal di luar negeri adalah konsumen utama kami. Mereka akan selalu membeli segala sesuatu yang berbau Filipina," jelas Madarang. "Tetapi negara Timur Tengah adalah pangsa pasar potensial yang sangat bagus dan untuk masuk ke dalamnya tergantung bagaimana kita bisa memaksimalkan kesempatan yang ada," imbuhnya lagi seperti yang dikutip dari Malaya.com.ph.

Mengingat pasar Timur Tengah adalah negara dengan penduduk Muslim yang memiliki banyak peraturan-peraturan ketat dan tegas terutama yang berkaitan dalam standar produk makanan. Untuk memenuhi standar ketat tersebut, RFM mengubah pabrik mereka hingga memperoleh sertifikasi halal.

Madarang mengatakan bahwa, penjualan ekspor mereka saat ini terbilang kecil jika dibandingan dengan penjualan domestik. Namun kini pengalaman perusahaan selama sembilan bulan terakhir memperlihatkan prospek cerah bagi daging olahan halal yang mereka jual.

Bisa dibilang saat ini RFM Corp merupakan satu-satunya perusahaan Filipina yang menjual daging olahan beku. Sementara perusahaan lain menjualnya dalam bentuk kalengan. Kompetitor untuk pasar Timur Tengah menurut Madarang berasal dari Brazil, Denmark, Amerika dan Prancis.

RFM saat ini terus meningkatkan penetrasi ke Timur Tengah dengan menawarkan makanan terbaik mereka. Penghasilan ekspor RFM telah tumbuh sebesar 10 kali lipat dibandingkan dasawarsa terakhir. Saat ini pasar halal daging olahan RFM mencakup Saudi Arabia, Qatar, UAE, Kuwait, Oman dan Bahrain. Hal tersebut menempatkan RFM memperoleh share sebesar $600 miliar dalam perdagangan halal global dari pangsa pasar 1.75 juta muslim seluruh dunia.

(dev/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads