Taiwan Masuki Pasar Halal Malaysia

Taiwan Masuki Pasar Halal Malaysia

- detikFood
Senin, 20 Sep 2010 16:35 WIB
Jakarta - Sekitar 165 utusan Taiwan dikirim ke 'Malaysia International Food and Beverage Trade Fair'. Partisipasi Taiwan di ajang internasional tersebut membuktikan antuasisme dan keseriusan negara tersebut dalam membidik pasar halal Malaysia.

Lebih dari 10 tahun belakangan ini, Malaysia International Food and Beverage Trade Fair (MIFB) telah menjadi salah satu ajang perdagangan Food & Beverage terbesar di Malaysia. Di tahun 2010, salah satu partisipan terbesar di ajang yang digelar akhir Juli 2010 lalu adalah negara Taiwan.

Diantara para peserta pameran yang berlangsung di Putra World Trade Centre terdapat lebih dari 100 booth yang ada di paviliun Taiwan. Dimana booth Taiwan merupakan yang terbesar di ajang pameran dengan memamerkan aneka buah-buahan dan produk-produk makanan dari daerah Taichung, pusat Taiwan. Boleh dibilang Taichung memiliki iklim yang sangat bagus untuk menanam tumbuh-tumbuhan sub-tropis dan tanaman dari dataran tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan mengambil tema 'Tradition in New", Taiwan mencoba untuk memperkenalkan produk-produk tradisionalnya yang dikemas agar dapat dikonsumsi oleh masyarakat modern. "Kami sangat serius dalam membangun bisnis dengan Malaysia, terutama di bidang industri halal. Besar harapan kami dapat menjalin kerjasama yang lebih banyak lagi, ujar Jason Hu, walikota Taichung yang memimpin utusan dari Taichung kepada soshiok.com.

"Kami belajar akan pengalaman di masa lalu sebagai batu loncatan, di mana saat itu kami tidak menyadari aturan-aturan penuh di Malaysia selaku negara muslim. Oleh karena itu kami ingin menaati peraturan ketat akan halal yang diterapkan Malaysia dan kami berharap dapat membangun pabrik di sini yang memproduksi produk makanan halal dalam kurun wakru satu atau dua tahun kedepan," ujarnya lagi.

Sementara itu sebuah perusahaan Taiwan sudah mulai membangun pabrik manufaktur soft drink di Perak. Dimana pabrik tersebut sudah memperoleh sertifikat halal, membuatnya optimis bahwa rencana tersebut dapat terwujud. Dalam kesempatan ini kedua negara tersebut juga melakukan penjajakan untuk melakukan kerjasama di bidang agraris.

"Malaysia memiliki banyak sekali sumber daya alam yang tidak kami miliki. Begitu pula sebaliknya Taiwan memiliki teknologi yang negara tersebut tidak miliki, sehingga kami berharap kami bisa memadukan kedua sumberdaya tersebut," imbuhnya lagi.

(dev/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads