Al Islami Menjual Waralaba Halal Food

Al Islami Menjual Waralaba Halal Food

- detikFood
Selasa, 14 Sep 2010 14:39 WIB
Jakarta - Al Islami, sebuah produk makanan halal UAE berencana menjual franchise jaringan resto fast foodnya di Perancis dan Inggris.  Keputusan resto ayam ini untuk menanggapi permintaan pasar makanan halal di Eropa yang sedang berkembang pesat.

Akhir pekan silam (11/9),  Soleh Lootah, managing direktur Al Islami, sebuah perusahaan makanan halal menyatakan bahwa dalam waktu tak lama akan segera menandatanani kerja sama dengan Al Farooj Fresh. Kerja sama ini berupa pembukaan resto pertama di awal tahun 2011.

Kepada Arabian Business, Saleh Abdullah Lootah menyatakan: "Kami akan meresmikan jaringan resto di Perancis dan Inggris tak lama lahi, akhir tahun ini atau awal 2011. Kami menawarkan kerja sama dalam bentuk franchise. Perjanjian dengan pihak Perancis akan segera ditandatangani."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Al Isalami yang telah meraih 23% penjualan di kawasan Teluk tahun lalu, memiliki 40 outlet Al Farooj Fresh di luar UAE, Lebanon, Oman dan Kuwait. Perusahaan akan berkonsentrasi pada franchise di Eropa sebelum merambah ke mancanegar terutama Amerika.

Saleh Abdullah Lootah yang memiliki resto Lebanon pada bulan Februari 2008, menyatakan : "Dunia Barat kekurangan pasokan makanan halal dalam jumlah besar.dan kami melihatnya sebagai peluang besar.  Target kami berikutnya adalah Amerika dalam 2-3 tahun lagi."

Inggris merupakan pasar Eropa terbesar untuk fast food ayam dengan penjualan mencapai $2.48 milyar di tahun 2008, menurut catatan Eauromonitor International. Industri fast food halal cukup bersaing dengan Chicken Cottage dan Perfect Fried Chicken yang hanya menyajikan ayam halal menurut hukum Islam.

Al Isalami pertama kali memasuki pasar Eropa tahun 2007, dengan bendera distributor makanan Inggris, 3663 Frist untuk foodservice. Kerja sama ini memasok produk daging untuk industri maknan, terutama di Inggris dan Perancis.

"Kami melihat perkembangan permintaan pasar akan makanan halal di Eropa dan Amerika karena generasi muda membutuhkannya. Sentuhan halal di tiap sektor seperti farmasi, kosmetik, makanan bayi. Sangat menantang bagi kami sebagai perusahaan halal," demikian tegas Saleh Abdullah Lootah.

(sumber : halalfocus.net)

(eka/Odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads