Di masa lalu, 'halal' dihubungkan dengan prasangka terhadap agama Islam, namun seiiring waktu halal telah dapat diterima secara luas, bahkan diantara warga Jerman. Angka statistik secara global menunjukkan trend pertumbuhan konsumen yang mengkonsumsi produk halal, dengan peingkatan penjualan dari 150 miliar US dolar di tahun 2002 menjadi 630 miliar US dolar di tahun 2009 lalu.
Padahal bisnis potensial untuk produk halal di Jerman belum benar-benar dijajaki lebih lanjut. Dengan demikian para pemasok produk halal Malaysia memiliki peluang besar untuk memasarkan produknya tidak hanya di Jerman, melainkan juga hingga ke Eropa. Hal tersebut diperkuat dengan para importir mereka yang memiliki jaringan distribusi luas dengan negara-negara Eropa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan manufaktur sosis skala menengah, Meemken di Lower Saxony telah memperoleh pertumbuhan yang cukup mengesankan. Awalnya perusahaan tersebut memproduksi daging kalkun dan produk-produk daging lainnya sekitar 10 tahun lalu dan kini di pabrik mereka yang baru, perusahaan tersebut secara eksklusif memperoduksi produk-produk halal.
Perusahaan manufaktur Jerman sudah memprediksi terjadinya pertambahan kaum muslim dalam populasi dunia. "Pasar produk halal merupakan pasar yang bertumbuh cukup pesat dan perusahaan manufaktur makanan dapat memperoleh keuntungan dari segmen yang memiliki ceruk pasar ini," ujar seorang agen supplier makanan dan minuman Jerman.
Meskipun kini produk-produk halal secara umum banyak dijual di toko-toko makanan yang diopersikan oleh kaum muslim. Kini banyak supermarket besar yang berencana untuk menyediakan tempat khusus untuk menaruh produk-produk halal. Bahkan sebagai bagian dari kampanye akan halal, beberapa perusahaan di Jerman membagi-bagikan pamflet mengenai penjelasan akan konsep halal.
(Sumber: Halalfocus.com)
(dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN