Bazaar makanan halal yang digelar setiap hari Jumat ini atau 'Friday Muslim Market' di kota Changde Lu, Shanghai ini semakin populer keberadaanya di kalangan kaum muslim Cina. Trotoar jalanan pun disulap menjadi tempat-tempat bersantap dengan berbagai penjual makanan halal yang deret-deret.
"Lima atau enam tahun lalu di tempat ini belum ada apa-apa. Lihat sekarang tempat ini sudah menjadi surga bagi para warga muslim Shanghai dan suku Uighurs (suku muslim di Cina)," ujar salah seorang guru sejarah setempat kepada Cnngo.com.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setiap minggunya makin bertambah banyak orang yang datang ke bazaar ini. Tentu saja selain dijual berbagai barang-barang seperti karpet atau bulu, berbagai makanan halal seperti roti naan, lamb kebab, aneka dumplings, kebab, noodle soup yang dijual di bazaar ini menjadi daya tarik utama.
Sebut saja Uighur Lamb Kabobs milik Yusuf yang jadi salah satu favorit pembeli. Ia pun membagi rahasia kelezatan makanan milikinya, "Saya menggunakan daging domba dari Asia yang lebih sehat. Daging tersebut kemudian ditusuk-tusukkan pada sebatang bambu hingga rasanya lebih juicy dan lezat.
"Jika tidak ada bazaar makanan di Shanghai ini saya tidak bisa berjualan buah-buahan dari kampung halaman saya. Memang disini saya menjualnya sedikit lebih mahal, tetapi sebanding untuk mengobati rasa kangen kampung halaman," ujar Meimei Ti salah satu penjual.
(dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN