Hong Kong bisa dibilang merupakan negara dimana jumlah penduduk muslimnya bisa dibilang sangat sedikit. Padahal negara tersebut menjadi salah satu kota tujuan wisata negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Dan tentunya dim sum adalah salah satu makanan favorit yang banyak diburu turis jika melancong ke sana.
Sayang, kenikmatan tersebut biasanya tidak bisa direguk oleh turis yang beragama Islam. Sebab dim sum yang dijual adalah yang tidak halal alias mengandung babi. Nah, rupanya Islamic Centre Canteen pun berhasil menjawab kebutuhan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Makannya sudah bisa dipastikan halal dan daging segarnya berasal dari Cina dan Brazil. Seperti yang dilansir dari www.cnngo.com bahkan untuk para chefnya pun sudah ditraining untuk menangani makanan halal dengan resep-resep fleksibel untuk menggantikan hidangan yang memakai daging babi dengan daging yang halal.
Absennya daging babi dalam pembuatan dim sum tradisional Kanton ini memang membuat rasanya sedikit berbeda dari aslinya. Dimana pemakaian lemak babi pada dim sum yang biasanya menghasilkan rasa khusus, kini digantikan dengan pengunaan daging halal seperti sapi, ayam, dan seafood. Meski begitu kelezatannya tak perlu diragukan lagi.
Kini Islamic Centre Canteen bukan lagi sekedar tempat untuk menikmati dim sum halal. Tempat ini juga menjadi salah satu tempat 'gaul' warga muslim Hong Kong dan tempat dimana para turis muslim asal Malaysia, India, termasuk Indonesia bisa menikmati kelezatan hidangan halal Kanton, dim sum dan teh Cina. Tentunya tanpa rasa was-was lagi!
(dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN