Asam Jawa, Pemberi Cita Rasa Asam Alami

Dyah Oktabriawatie Waluyani - detikFood Rabu, 30 Mei 2012 16:07 WIB
Foto: gettyimages.com
Jakarta - Sayur asam dan kuah empek-empek semakin enak kalau ditambah dengan bumbu yang satu ini. Selain dapat menciptakan rasa asam pada makanan, buah yang mudah dijumpai ini juga dapat mengurangi radang di tenggorokan.

Asam Jawa berasal dari pohon punya nama ilmiah yaitu Tamarindus Indica. Jenis asam yang satu ini punya berbagai julukan dibeberapa daerah, misalnya di Indonesia khususnya pulau jawa menyebutnya asem, Malaysia (asam), Tagalog (sampalok), Thailand (ma-kham), dan Inggris (tamarind). Namun jika buahnya sudah tua atau terlalu matang disebut dengan asem kawak.

Kulit buahnya menggelembung seperti polong dan terbungkus kulit cokelat bertekstur kasar. Bijinya berisi hingga 10 butir, saat matang kulit buah akan mengeras yang disertai urat-urat keras seperti benang. Sebelum matang daging buah berwarna putih kehijauan dan menjadi merah kecokelatan hingga kehitaman saat matang, rasanya asam manis dan lengket.

Buah asam yang masih muda rasanya sangat masam, biasanya digunakan untuk bumbu ayur asam dan sambal rujak. Jika buahnya sudah matang bisa bisa disimpan lama dengan dikeringkan dibawah sinar matahari, sebelumnya asam juga harus dikupas dahulu. Selain digunakan sebagai bumbu, asam dapat menghilangkan bau amis pada ikan.

Kalau ingin membuat sayur asam atau bumbu rujak jangan ragu untuk pakai asam Jawa. Rasa asamnya yang alami bikin masakan jadi lebih segar. Asam kawak juga bisa dibuat sirup, selai, permen dan jamu.

(dyh/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com