Wow! Tahu Campur Pak Sadak Habiskan 50 Kg Kikil Setiap Hari

Yups, ini namanya Tahu Campur Pak Sadak yang jadi makanan faavorit yang dijual disini. Tahu Campur ini terdiri dari tahu goreng yang dipotong-potong, kemudian ditambahkan mie kuning, selada, taoge, kikil yang direbus dengan bumbu, sambal petis, dan kerupuk. Lalu disiram dengan kuah kental bercita rasa manis gurih.

Ada dua menu yang ditawarkan di warung Tahu Campur Pak Sadak. Di antaranya tahu campur dan lontong kikil. Tentu saja tahu campur yang menjadi andalan warung makan yang berlokasi di Jalan Mayjen Sungkono No. 106, Surabaya. Untuk lontong kikil, isiannya hanya berupa potongan lontong, irisan kikil, daun bawang, dan bawang goreng. Setelah itu disiram dengan kuah yang gurih.

Saking banyaknya pengunjung yang ingin menjajal Tahu Campur Pak Sadak, warungnya ini terbilang sangat ramai setiap harinya, tentu saja bahan untuk membuat hidangan ini juga memerlukan porsi yang banyak. Febri sang pemilik mengatakan kalau dalam sehari bisa menghabiskan kikil 50 kilogram. Begitu juga dengan tahu gorengnya yang habis ratusan buah.

Memang tempatnya jauh sekali dari kesan mewah. Tapi rasanya, jangan diragukan. Boleh diadu. Ini jadi salah satu wisata kuliner di Surabaya yang cukup legendaris yang masih eksis hingga saat ini. Meskipun banyak bermunculan restoran atau kafe dengan nuansa modern dan Instagramable, Warung Tahu Campur Pak Sadak ini nggak kalah pamornya. Bahkan, Kamu harus sabar antre bila ingin makan di sini!  

Dengan banyaknya kikil dan tahu yang digunakan, setiap harinya Tahu Campur Pak Sadak laku sebanyak 300 porsi. Dengan harga Rp 22.000 per porsi, setidaknya warung makan ini bisa mengantongi Rp 6 juta - Rp 7 juta per harinya.

Tahu campur yang merupakan makanan khas Lamongan, Jawa Timur, justru lebih populer dan mudah ditemui di Surabaya. Beragam tempat makan tahu campur lezat tersebar di kota Surabaya, salah satunya adalah Tahu Campur Pak Sadak.

Oh iya, tahu nggak... Cita rasa tahu campur ini autentik banget loh. Karena warung ini sudah ada 35 tahun lalu, kamipun menyambangi dan mencoba makan di warung Tahu Campur Pak Sadak yang selalu diantre pembelinya. Rasanya, nggak bisa dibohongin. Enak! Wajar aja antreannya sangat panjang.

Cita rasanya yang berubah sejak dulu 35 tahun silam hingga sekarang. Wajar saja Tahu Campur Pak Sadak menjadi salah satu tempat makan legendaris di Surabaya, Jawa Timur. 

Meskipun sudah berdiri sejak 35 tahun yang lalu. Tempatnya tetap sederhana karena hanya menggunakan warung tenda di pinggir jalan. Porsinya cukup besar dengan isian kikil yang melimpah. Cita rasa manis gurih dan rasa petisnya juga sangat kuat.

Dalam rangkaian Toyota Corolla Cross Hybrid Road Trip Explore Mandalika, tim detikcom mencoba dan mampir untuk makan di Tahu Campur Pak Sadak. Rasanya enak betul. Kikilnya sangat nikmat dipadukan dengan semua isian tahu campur. Teksturnya sangat empuk dan lembut, aromanya juga tak amis.

Sebagai informasi, bila berkunjung ke Surabaya, jangan lupa mampir ke Warung Tahu Campur Pak Sadak ini yah. Warung tenda pinggir jalan yang berada tepat disisi gedung Juang ini buka mulai pukul 16.30 - 22.00 WIB.

Yups, ini namanya Tahu Campur Pak Sadak yang jadi makanan faavorit yang dijual disini. Tahu Campur ini terdiri dari tahu goreng yang dipotong-potong, kemudian ditambahkan mie kuning, selada, taoge, kikil yang direbus dengan bumbu, sambal petis, dan kerupuk. Lalu disiram dengan kuah kental bercita rasa manis gurih.
Ada dua menu yang ditawarkan di warung Tahu Campur Pak Sadak. Di antaranya tahu campur dan lontong kikil. Tentu saja tahu campur yang menjadi andalan warung makan yang berlokasi di Jalan Mayjen Sungkono No. 106, Surabaya. Untuk lontong kikil, isiannya hanya berupa potongan lontong, irisan kikil, daun bawang, dan bawang goreng. Setelah itu disiram dengan kuah yang gurih.
Saking banyaknya pengunjung yang ingin menjajal Tahu Campur Pak Sadak, warungnya ini terbilang sangat ramai setiap harinya, tentu saja bahan untuk membuat hidangan ini juga memerlukan porsi yang banyak. Febri sang pemilik mengatakan kalau dalam sehari bisa menghabiskan kikil 50 kilogram. Begitu juga dengan tahu gorengnya yang habis ratusan buah.
Memang tempatnya jauh sekali dari kesan mewah. Tapi rasanya, jangan diragukan. Boleh diadu. Ini jadi salah satu wisata kuliner di Surabaya yang cukup legendaris yang masih eksis hingga saat ini. Meskipun banyak bermunculan restoran atau kafe dengan nuansa modern dan Instagramable, Warung Tahu Campur Pak Sadak ini nggak kalah pamornya. Bahkan, Kamu harus sabar antre bila ingin makan di sini!  
Dengan banyaknya kikil dan tahu yang digunakan, setiap harinya Tahu Campur Pak Sadak laku sebanyak 300 porsi. Dengan harga Rp 22.000 per porsi, setidaknya warung makan ini bisa mengantongi Rp 6 juta - Rp 7 juta per harinya.
Tahu campur yang merupakan makanan khas Lamongan, Jawa Timur, justru lebih populer dan mudah ditemui di Surabaya. Beragam tempat makan tahu campur lezat tersebar di kota Surabaya, salah satunya adalah Tahu Campur Pak Sadak.
Oh iya, tahu nggak... Cita rasa tahu campur ini autentik banget loh. Karena warung ini sudah ada 35 tahun lalu, kamipun menyambangi dan mencoba makan di warung Tahu Campur Pak Sadak yang selalu diantre pembelinya. Rasanya, nggak bisa dibohongin. Enak! Wajar aja antreannya sangat panjang.
Cita rasanya yang berubah sejak dulu 35 tahun silam hingga sekarang. Wajar saja Tahu Campur Pak Sadak menjadi salah satu tempat makan legendaris di Surabaya, Jawa Timur. 
Meskipun sudah berdiri sejak 35 tahun yang lalu. Tempatnya tetap sederhana karena hanya menggunakan warung tenda di pinggir jalan. Porsinya cukup besar dengan isian kikil yang melimpah. Cita rasa manis gurih dan rasa petisnya juga sangat kuat.
Dalam rangkaian Toyota Corolla Cross Hybrid Road Trip Explore Mandalika, tim detikcom mencoba dan mampir untuk makan di Tahu Campur Pak Sadak. Rasanya enak betul. Kikilnya sangat nikmat dipadukan dengan semua isian tahu campur. Teksturnya sangat empuk dan lembut, aromanya juga tak amis.
Sebagai informasi, bila berkunjung ke Surabaya, jangan lupa mampir ke Warung Tahu Campur Pak Sadak ini yah. Warung tenda pinggir jalan yang berada tepat disisi gedung Juang ini buka mulai pukul 16.30 - 22.00 WIB.