Jakarta - Dunia kuliner Indonesia kehilangan sosok penjual makanan legendaris ini, mulai dari mbah penjual gudeg hingga pencipta nasi jinggo yang ikonik di Bali.
Galeri Foto
Kenangan 10 Penjual Makanan Legendaris Indonesia, Nomor 7 Baru Tutup Usia
Membicarakan penjual makanan legendaris Indonesia, banyak orang langsung teringat sosok mbah Lindu di Jogja. Ia berjualan gudeg semasa hidupnya hingga berpulang dalam usia hampir 100 tahun pada 12 Juli 2020. Foto: Detikfood
Mbah Payem atau Mbah Galak adalah sosok penjual wedang ronde legendaris di Alun-alun Utara Kota Jogja. Tahun 2021, Mbah Payem meninggal di usia 98 tahun karena sakit akibat penuaan. Foto: Apiet Nugroho/Google Image
Wajahnya jadi ikon, inilah sosok Pak Sadi pemilik restoran Soto Ayam Ambengan Pak Sadi Asli sejak 1971. Ia meninggal pada 11 Februari 2024 dan dimakamkan di Lamongan. Foto: Esti Widiyana
Pak Gik adalah penjual angkringan legendaris di Semarang, terkenal dengan menu nasi kucing dan aneka lauknya yang murah sejak 1970-an. Pak Gik meninggal tahun 2022 pada usia 74 tahun. Foto: Didik Kurniawan/Google Image
Tahun lalu, tepatnya 10 April 2025, pemilik Leker Paimo meninggal dalam usia 58 tahun. Kue lekker buatannya menjadi ikon kuliner Semarang dengan pilihan varian manis dan gurih seharga mulai Rp 2.500. Foto: Istimewa
Sosok 'mbah' lain yang juga jadi penjual makanan legendaris di Indonesia adalah Mbah Marto Ijoyo. Beliau merintis kuliner mangut lele di Bantul. Sosoknya berpulang pada 2024 dalam usia 96 tahun. Foto: detikFood/Odilia WS
Belum lama ini dunia kuliner Indonesia kehilangan sosok Men Djenggo. Ia adalah pencipta nasi jinggo khas Bali, berupa sajian nasi porsi mini dengan aneka lauk sejak 1970an. MenΒ Djenggo berpulang pada 12 Mei 2026. Foto: Instagram
Pak Manto adalah pemilik Tengkleng Rica di Solo yang menunya terkenal enak. Sayangnya, Pak Manto tutup usia pada tahun 2019. Foto: Berita Jatim
Penjual gudeg legendaris Jogja tak hanya Mbah Lindu, tapi juga Yu Hadi. Ia meninggal dalam usia 86 tahun akibat sakit luka di ususnya. Gudeg Yu Hadi diketahui sudah beroperasi sejak tahun 1954. Foto: Siti Maisyaroh/Google Image
Anak gunung banyak yang mengenal Mbok Yem. Ia merupakan satu-satunya pemilik warung makan di Gunung Lawu, perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Lokasinya di ketinggian 3.150 mdpl atau hanya selisih 115 mdpl dari puncak. Tahun 2025, Mbok Yem meninggal di usia 82 tahun. Foto: Istimewa

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN