Pekalongan - Ke Pekalongan kurang lengkap tanpa mencicipi nasi megono. Jika mau cicip yang legendaris sekaligus jadi favorit mendiang Bondan Winarno, di sini tempatnya!
Galeri Foto
Kuliner Legendaris Pekalongan: Nasi Megono Favorit Mendiang Bondan Winarno
Rumah Makan Tjukup berlokasi di Jalan Manggis Nomor 10, Pekalongan. Tempat ini terkenal sebagai favorit pengulas makanan sekaligus pakar kuliner, mendiang Bondan Winarno, untuk mencicipi nasi megono. Foto: Andi Annisa DR/detikfood
Rumah Makan Tjukup berdiri sejak 1982. Pertama kali dirintis oleh bapak Tjukup kemudian dilanjutkan oleh sang istri, ibu Kumala Ningsih atau akrab disapa ibu Tjukup. Foto: Andi Annisa DR/detikfood
Primadona di sini adalah megono khas Pekalongan. Berupa cacahan nangka muda yang rasanya gurih nikmat. Sebelumnya nangka muda dicampur kelapa parut dan aneka bumbu rempah. Foto: Andi Annisa DR/detikfood
Dikisahkan ibu Tjukup dan anaknya yang juga aktif mengelola rumah makan, mendiang Bondan Winarno semasa hidup sering bersantap di sini. Ia menyukai racikan nasi megono dengan beberapa lauk. Foto: Andi Annisa DR/detikfood
Salah satu menu yang paling favorit, cumi item. Kuahnya cukup kental dan pekat dengan warna hitam dari tinta cumi yang khas. Menu ini terasa nikmat karena memadukan kenyalnya cumi dengan bumbu gurih. Foto: Andi Annisa DR/detikfood
Sambal goreng ati tampak menggugah selera. Kepada detikFood (14/4/2023),Β ibu Tjukup menjelaskan, "Di dalamnya juga ada irisan ampela dan kadang udang. Untuk cabenya pakai cabe merah yang dikukus dulu, baru digerus, dan digongseng." Foto: Andi Annisa DR/detikfood
Rendang ini bukan dibuat dari daging sapi, melainkan otot sapi. Teksturnya lebih kenyal dan lembut dari tetelan karena dalam memasaknya, otot sapi dipresto dulu. Foto: Andi Annisa DR/detikfood
Jika ingin menyantap 'comfort food', lauk ayam goreng pun bisa jadi pilihan di Rumah Makan Tjukup. Taburan serundengnya yang gurih bikin sensasi makan nasi megono jadi lebih nikmat. Foto: Andi Annisa DR/detikfood
Seporsi nasi megono dibanderol murah meriah di sini, tak lebih dari Rp 10 ribu. Kemudian baru ada tambahan harga sesuai lauk yang dipilih. Foto: Andi Annisa DR/detikfood
Rumah Makan Tjukup sehari-hari buka mulai pukul 7 pagi hingga 4 sore. Ibu Tjukup menyarankan datang pagi agar bisa memilih deretan lauk yang lengkap di sini. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN