Jakarta - Mencicipi sarapan ala 'warlok' Singapura, tim detikFood menyambangi kopitiam di hawker centre. Menunya ada kaya toast komplet dengan teh tarik.
Galeri Foto
Nyamm! Sarapan Kaya Toast dan Teh Tarik ala Warlok di Singapura
Budaya hawker atau pusat kuliner kaki lima begitu mendarah daging di Singapura. Ada area khusus yang disiapkan untuk pelaku UMKM setempat. Foto: Tim detikFood
Pusat kuliner ini yang kemudian diandalkan oleh warga Singapura untuk kulineran terjangkau. Mulai dari sarapan hingga makan malam, hawker terus diramaikan oleh pelanggan. Foto: Tim detikFood
Di setiap hawker centre tersedia berbagai pilihan menu makanan. Mulai dari nasi, camilan, hingga kopitiam yang mendarah daging bagi budaya kuliner melayu. Foto: Tim detikFood
Salah satu hawker centre yang disambangi tim detikFood berlokasi di Lavender. Areanya tak jauh dari Stasiun MRT Lavender. Foto: Tim detikFood
Di dalam hawker ini ada kopitiam lokal bernama Koufu. Menu yang ditawarkan mulai dari hidangan untuk sarapan ringan atau makanan berat. Foto: Tim detikFood
Ada set menu roti panggang selai kaya, telur rebus, dan teh tarik yang dipesan detikFood. Paketnya sudah lengkap dan mengenyangkan sebagai menu sarapan. Foto: Tim detikFood
Di sini roti panggangnya tersedia dalam beberapa jenis. Salah satunya French Loaf yang lebih renyah di bagian luar. Foto: Tim detikFood
Selai kayanya tak terlalu manis, ditambah butter atau mentega jadi lengkap dengan sensasi rasa gurih. Per porsinya dibanderol sekitar 3.50 Dolar Singapura atau setara dengan Rp 46.200. Foto: Tim detikFood

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN