Mangut Lele Mbah Marto, Legenda Kuliner Jogja yang Tak Pernah Mati

Galeri Foto

Mangut Lele Mbah Marto, Legenda Kuliner Jogja yang Tak Pernah Mati

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Sabtu, 24 Jan 2026 16:37 WIB

Yogyakarta - Mangut Lele Mbah Marto, kuliner legendaris Jogja yang masih bertahan sampai sekarang. Didirikan sejak 1969, menu mangut di sini terkenal istimewa dan nikmat!

Mangut Lele Mbah Marto, kuliner legendaris di Yogyakarta sejak 1969
Sesuai namanya, usaha Mangut Lele Mbah Marto dirintis sosok Mbah Marto. Awalnya ia jualan berkeliling pada 1969, kemudian karena kian laris, akhirnya jualan menetap di rumah pada tahun 1986. Foto: detikFood/Odilia WS
Mangut Lele Mbah Marto: Pedes Nampol Lele Asap Berkuah Merah di Yogyakarta
Mangut Lele Mbah Marto berlokasi di Jalan Sewon Indah, Bantul, Jogja. Yang menjadi ciri khas dan keistimewaan di sini, pengunjung bisa mengambil lauk langsungΒ di dapur dengan suasana tradisional yang kental. Foto: detikcom/Riska Fitria
Mangut Lele Mbah Marto: Pedes Nampol Lele Asap Berkuah Merah di Yogyakarta
Sayangnya, sosok Mbah Marto sudah meninggal dunia pada November 2024. Sebelumnya ia terlihat aktif mengolah sampai memasak sendiri aneka menu di rumah makannya. Foto: detikcom/Riska Fitria
Mangut Lele Mbah Marto, kuliner legendaris di Yogyakarta sejak 1969
Ciri khas mangut lele Mbah Marto adalah menggunakan lele tua yang ukurannya besar-besar. Sajian berupa lele yang diasap ini menggunakan tusukan dari pelepah daun kelapa (bongkok). Selanjutnya mangut lele dimasak dalam kuah berempah. Warnanya tampak merah merona yang menunjukkan banyak memakai cabe. Foto: detikFood/Odilia WS
Mangut Lele Mbah Marto: Pedes Nampol Lele Asap Berkuah Merah di Yogyakarta
Mbah Marto menggunakan area rumahnya untuk berjualan. Ia hanya memanfaatkan dapurnya yang sederhana. Masakan mangut lele itu masih dimasak menggunakan tungku kayu sampai sekarang. Foto: detikcom/Riska Fitria
Mangut Lele Mbah Marto: Pedes Nampol Lele Asap Berkuah Merah di Yogyakarta
Kini seporsi mangut lele isi 3 dijual seharga Rp 50 ribu. Pembeli bisa memadukannya dengan nasi hangat dan lauk lain yang menggugah selera, seperti oseng mercon, gudeg, dan garang asem. Foto: detikcom/Riska Fitria
Mangut Lele Mbah Marto: Pedes Nampol Lele Asap Berkuah Merah di Yogyakarta
Garang asem di sini menggunakan jeroan ayam seperti ati ampela yang dibungkus dengan daun pisang. Makanan khas Solo ini umumnya memakai ayam kampung. Diberi bumbu belimbing sayur dan cabe hingga rasanya gurih dan asam segar. Foto: detikcom/Riska Fitria
Suasana di rumah makan mangut lele Mbah Marto di Panggungharjo, Sewon, Bantul, Rabu (6/11/2024). Mbah Marto meninggal dunia, Rabu (6/11/2024) pagi.
Warung Mangut Lele Mbah Marto yang legendaris ini sekarang diteruskan oleh anaknya yang ke-5, Poniman.Β Ia menceritakan bahwa Mbah Marto memerlukan waktu cukup lama untuk mempercayakan usahanya itu kepada sang anak. Foto: Pradito Rida Pertana/detikJogja
Mangut Lele Mbah Marto, Legenda Kuliner Jogja yang Tak Pernah Mati
Mangut Lele Mbah Marto, Legenda Kuliner Jogja yang Tak Pernah Mati
Mangut Lele Mbah Marto, Legenda Kuliner Jogja yang Tak Pernah Mati
Mangut Lele Mbah Marto, Legenda Kuliner Jogja yang Tak Pernah Mati
Mangut Lele Mbah Marto, Legenda Kuliner Jogja yang Tak Pernah Mati
Mangut Lele Mbah Marto, Legenda Kuliner Jogja yang Tak Pernah Mati
Mangut Lele Mbah Marto, Legenda Kuliner Jogja yang Tak Pernah Mati
Mangut Lele Mbah Marto, Legenda Kuliner Jogja yang Tak Pernah Mati
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads