Vitamin D bisa didapat secara alami lewat paparan sinar matahari. Konsumsi beberapa makanan pun bisa diandalkan, salah satunya buah jeruk yang asam menyegarkan. Foto: Getty Images/MEDITERRANEAN
Kebanyakan orang dewasa membutuhkan sekitar 15 mikrogram (mcg) vitamin D per hari. Untuk bantu mencukupinya, coba konsumsi pisang. Buah manis lembut ini mengandung magnesium yang mendorong tubuh memproduksi vitamin D. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2
Alpukat terkenal kaya khasiat. Selain mengandung lemak sehat, alpukat juga menyediakan nutrisi penting, seperti vitamin D dan serat. Alpukat bisa dikreasikan menjadi olahan nikmat. Foto: Getty Images/ASMR
Di balik rasa asam segarnya, kiwi tak hanya mengandung vitamin C, tapi juga vitamin D. Konsumsinya bagus untuk meningkatkan imunitas tubuh sekaligus mencegah berbagai penyakit. Foto: Getty Images/iStockphoto
Pepaya mengandung sedikit vitamin D yang bisa diandalkan untuk dikonsumsi sehari-hari. Selain itu, pepaya kaya vitamin A, C, dan E yang membuat manfaat sehatnya bertambah. Foto: Thinkstock
Untuk sayuran sumber vitamin D yang tinggi, pakar kesehatan menyarankan konsumsi jamur. Jenisnya termasuk jamur kancing, maitake, morel, dan shiitake. Foto: detiKFood/iStock
Bayam juga bisa diandalkan sebagai sumber vitamin D. Meski jumlahnya tak banyak, tapi bantu mencukupi kebutuhan harian akan vitamin D. Foto: Getty Images/PoppyB
Kabar baik bagi pencinta pare karena sayuran favoritnya juga mengandung vitamin D. Terkandung juga beberapa jenis vitamin dan mineral lain yang menyehatkan. Foto: iStock
Ubi terkenal kaya vitamin A, tapi selain itu ubi ternyata juga mengandung vitamin D. Ada juga kandungan potassium, tembaga, dan serat. Sifatnya juga rendah indeks glikemik. Ubi bisa jadi alternatif sehat dari kentang. Foto: Getty Images/iStockphoto
Sayuran lain yang juga kaya vitamin D adalah brokoli. Konsumsinya bisa dengan cara dikukus, direbus, hingga ditumis bersama sayuran lain dam sumber protein agar nutrisinya makin lengkap. Foto: iStock