Gurih Nikmat Bebek Peking Kaki Lima Pertama di Indonesia, Cuma Ada di BKT!

Tidak jauh dari Masjid Baitul Latif di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT) ada tempat makan yang menyajikan berbagai pilihan bebek dan ayam. Bernama Bebek Gantung 10, tentu saja menu andalan di sini adalah bebek goreng dan bebek bakarnya yang lezat. Foto: detikcom/Diah Afrilian
Bebek yang digunakan di sini berjenis bebek peking. Menurut pekerjanya, perbedaan antara bebek peking dengan bebek biasa terdapat pada tekstur daging bebek yang lebih tebal tetapi tetap lembut. Berbeda dengan bebek lokal yang sedikit dagingnya dan cenderung lebih alot. Foto: detikcom/Diah Afrilian
Konon, Bebek Gantung 10 BKT ini juga menjadi penyaji bebek peking kaki lima pertama di Indonesia. Pemiliknya, Mat Roji juga menjelaskan bagaimana usahanya memilih kualitas bebek terbaik dengan harga yang tidak terlalu tinggi untuk mengutamakan kepuasan pelanggannya. Foto: detikcom/Diah Afrilian
Tidak hanya langsung digoreng, walaupun sudah diungkep selama 1,5 jam masih ada tambahan bumbu yang digunakan ketika bebek akan digoreng. Inilah yang kemudian mmebuat bebek peking di Bebek Gantung 10 BKT punya rasa gurih rempah yang kuat. Foto: detikcom/Diah Afrilian
Khusus untuk bebek goreng, akan dimasak bersama geprekan bawang putih hingga menyerap ke dalam lapisan daging bebek. Setelah bebek matang juga disajikan bersama serundeng yang melimpah yang terbuat dari racikan ketumbar dan bumbu dapur lainnya.Foto: detikcom/Diah Afrilian
Jika ingin yang lebih sedikit miknyaknya, ada juga bebek bakar yang dioleskan dengan bumbu khusus sehingga lezatnya khas. Untuk bebek bakar kamu bisa memesan bagian potpongan yang paling banyak dagingnya. Foto: detikcom/Diah Afrilian
Menurut catatan Mat Roji, selaku pemiliknya, per hari ada lebih dari 80 ekor bebek yang bisa dijual di sini dan ketika memasuki akhir pekan jumlah bisa 3 kali lipat lebih banyak atau setara dengan 240 ekor bebek! Foto: detikcom/Diah Afrilian
Jangan khawatir, untuk melengkapi rasa bebeknya juga disajikan tiga jenis sambal yaitu sambal merah terasi, sambal korek dan sambal hijau yang pedasnya menggelegar. Foto: detikcom/Diah Afrilian
Sambal hijau yang disajikan di sini cenderung berminyak. Untuk rasanya pedas nendang dan berpadu sempurna untuk cocolan bebek goreng yang gurih. Foto: detikcom/Diah Afrilian
Sedangkan untuk sambal koreknya menjadi yang paling favorit. Menggunakan tambahan tomat di dalamnya, rasa sambal korek di sini begitu pedas menyegarkan. Foto: detikcom/Diah Afrilian
Tidak jauh dari Masjid Baitul Latif di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT) ada tempat makan yang menyajikan berbagai pilihan bebek dan ayam. Bernama Bebek Gantung 10, tentu saja menu andalan di sini adalah bebek goreng dan bebek bakarnya yang lezat. Foto: detikcom/Diah Afrilian
Bebek yang digunakan di sini berjenis bebek peking. Menurut pekerjanya, perbedaan antara bebek peking dengan bebek biasa terdapat pada tekstur daging bebek yang lebih tebal tetapi tetap lembut. Berbeda dengan bebek lokal yang sedikit dagingnya dan cenderung lebih alot. Foto: detikcom/Diah Afrilian
Konon, Bebek Gantung 10 BKT ini juga menjadi penyaji bebek peking kaki lima pertama di Indonesia. Pemiliknya, Mat Roji juga menjelaskan bagaimana usahanya memilih kualitas bebek terbaik dengan harga yang tidak terlalu tinggi untuk mengutamakan kepuasan pelanggannya. Foto: detikcom/Diah Afrilian
Tidak hanya langsung digoreng, walaupun sudah diungkep selama 1,5 jam masih ada tambahan bumbu yang digunakan ketika bebek akan digoreng. Inilah yang kemudian mmebuat bebek peking di Bebek Gantung 10 BKT punya rasa gurih rempah yang kuat. Foto: detikcom/Diah Afrilian
Khusus untuk bebek goreng, akan dimasak bersama geprekan bawang putih hingga menyerap ke dalam lapisan daging bebek. Setelah bebek matang juga disajikan bersama serundeng yang melimpah yang terbuat dari racikan ketumbar dan bumbu dapur lainnya.Foto: detikcom/Diah Afrilian
Jika ingin yang lebih sedikit miknyaknya, ada juga bebek bakar yang dioleskan dengan bumbu khusus sehingga lezatnya khas. Untuk bebek bakar kamu bisa memesan bagian potpongan yang paling banyak dagingnya. Foto: detikcom/Diah Afrilian
Menurut catatan Mat Roji, selaku pemiliknya, per hari ada lebih dari 80 ekor bebek yang bisa dijual di sini dan ketika memasuki akhir pekan jumlah bisa 3 kali lipat lebih banyak atau setara dengan 240 ekor bebek! Foto: detikcom/Diah Afrilian
Jangan khawatir, untuk melengkapi rasa bebeknya juga disajikan tiga jenis sambal yaitu sambal merah terasi, sambal korek dan sambal hijau yang pedasnya menggelegar. Foto: detikcom/Diah Afrilian
Sambal hijau yang disajikan di sini cenderung berminyak. Untuk rasanya pedas nendang dan berpadu sempurna untuk cocolan bebek goreng yang gurih. Foto: detikcom/Diah Afrilian
Sedangkan untuk sambal koreknya menjadi yang paling favorit. Menggunakan tambahan tomat di dalamnya, rasa sambal korek di sini begitu pedas menyegarkan. Foto: detikcom/Diah Afrilian