Lebar Tempatnya 1.5 Meter dan Menunya Enak, Warung Padang Ini Viral

Rumah Makan Sahabat Minang mencuri perhatian karena bangunannya di lorong selebar 1,5 meter saja. Meski sempit, pengunjungnya selalu ramai karena menu yang ditawarkan nikmat dan murah meriah!

Lokasinya ada di Jl. KH. Hasyim Ashari No.125 B, Roxy, Jakarta Pusat. Rumah makan di dekat jembatan penyebrangan ini viral dengan sebutan 'Padang Lorong'.

Juli selaku karyawan Rumah Makan Sahabat Minang bercerita soal lokasi warung yang unik. "Ini tadinya sebenarnya jalan pintu masuk. Kita sewa sama yang punya gedung ini. Akhirnya kita bikin warung. Ini jalan pintu masuk ke gedung yang di belakang," kata Juli.

Buka sejak pukul 8 pagi sampai 8 malam, Rumah Makan Sahabat Minang kerap ramai pengunjung. Kebanyakan membeli menunya untuk dibawa pulang, tapi tak sedikit juga yang makan di tempat.

Rumah makan ini didirikan bapak Munawar pada tahun 2001. Uniknya, beliau dan juru masak rumah makan ini bukanlah orang Sumatera Barat, melainkan orang Kebumen, Jawa Tengah.

Pilihan lauknya ada lebih dari 20 jenis. Mulai dari olahan ayam, rendang, paru goreng, telur dadar, gulai cincang, sampai ikan bakar.

Menu favoritnya rendang, ayam goreng, dan ayam bakar. Per porsi dengan nasi dan sayur lengkap, harganya hanya Rp 15 ribu.

Gulai cincangnya yang memiliki tekstur empuk dan juicy. Menyantap gulai ini dijamin bikin kamu 'lupa diri' dan terus menambah nasi!

Dalam satu hari, Juli menuturkan Rumah Makan Sahabat Minang bisa menghabiskan 25 kg beras. Pihaknya mulai masak pukul setengah 6 pagi dan hanya masak satu kali.

Seperti ini tampilan rendang di Rumah Makan Sahabat Minang. Bumbunya 'berani' sehingga rasa gurih, pedas, dan rempahnya tercecap kuat.

Pencinta ayam bakar juga bisa puaskan selera di sini. Lauk ini begitu nikmat disantap bersama nasi putih hangat.

Soal kenikmatan rasa menu di sini tak perlu diragukan sebab juru masaknya sendiri pernah 10 tahun bekerja di restoran Minang. Juli mengatakan, "Bumbunya (masakan di sini) bisa dibilang sama dengan warung atau rumah makan Minang pada umumnya."

Sensasi menyantap nasi Padang di lorong sempit ini patut dicoba pencinta masakan Minang. Selain jadi pengalaman unik, cita rasa menu Padang yang nikmat di sini sayang dilewatkan.

Rumah Makan Sahabat Minang mencuri perhatian karena bangunannya di lorong selebar 1,5 meter saja. Meski sempit, pengunjungnya selalu ramai karena menu yang ditawarkan nikmat dan murah meriah!
Lokasinya ada di Jl. KH. Hasyim Ashari No.125 B, Roxy, Jakarta Pusat. Rumah makan di dekat jembatan penyebrangan ini viral dengan sebutan Padang Lorong.
Juli selaku karyawan Rumah Makan Sahabat Minang bercerita soal lokasi warung yang unik. Ini tadinya sebenarnya jalan pintu masuk. Kita sewa sama yang punya gedung ini. Akhirnya kita bikin warung. Ini jalan pintu masuk ke gedung yang di belakang, kata Juli.
Buka sejak pukul 8 pagi sampai 8 malam, Rumah Makan Sahabat Minang kerap ramai pengunjung. Kebanyakan membeli menunya untuk dibawa pulang, tapi tak sedikit juga yang makan di tempat.
Rumah makan ini didirikan bapak Munawar pada tahun 2001. Uniknya, beliau dan juru masak rumah makan ini bukanlah orang Sumatera Barat, melainkan orang Kebumen, Jawa Tengah.
Pilihan lauknya ada lebih dari 20 jenis. Mulai dari olahan ayam, rendang, paru goreng, telur dadar, gulai cincang, sampai ikan bakar.
Menu favoritnya rendang, ayam goreng, dan ayam bakar. Per porsi dengan nasi dan sayur lengkap, harganya hanya Rp 15 ribu.
Gulai cincangnya yang memiliki tekstur empuk dan juicy. Menyantap gulai ini dijamin bikin kamu lupa diri dan terus menambah nasi!
Dalam satu hari, Juli menuturkan Rumah Makan Sahabat Minang bisa menghabiskan 25 kg beras. Pihaknya mulai masak pukul setengah 6 pagi dan hanya masak satu kali.
Seperti ini tampilan rendang di Rumah Makan Sahabat Minang. Bumbunya berani sehingga rasa gurih, pedas, dan rempahnya tercecap kuat.
Pencinta ayam bakar juga bisa puaskan selera di sini. Lauk ini begitu nikmat disantap bersama nasi putih hangat.
Soal kenikmatan rasa menu di sini tak perlu diragukan sebab juru masaknya sendiri pernah 10 tahun bekerja di restoran Minang. Juli mengatakan, Bumbunya (masakan di sini) bisa dibilang sama dengan warung atau rumah makan Minang pada umumnya.
Sensasi menyantap nasi Padang di lorong sempit ini patut dicoba pencinta masakan Minang. Selain jadi pengalaman unik, cita rasa menu Padang yang nikmat di sini sayang dilewatkan.