Bubur Ayam Argo Jati yang Mantul, Ludes Terjual dalam 4 Jam Saja!

Bubur Ayam Argo Jati berlokasi di depan TCC Batavia, Bendungan Hilir. Jika dari Stasiun MRT Benhil, jaraknya hanya sekitar 250 meter.

Bubur ayam gerobakan ini sempat viral di media sosial. Buka pukul 4 sore, biasanya sudah habis sekitar pukul 8 malam.

Racikan buburnya dibuat oleh orang asli Cirebon bernama Bapak Yanto sejak 1992. Ia adalah pendiri sekaligus peracik bubur ayam gaya Cirebon ini.

Ciri khas buburnya ialah memiliki tekstur kental dan rasa gurih. Untuk bumbunya tidak memakai kuah kaldu tetapi hanya kecap asin dan lada bubuk. 

Pelengkap buburnya berupa suwiran ayam, cakwe, kacang kedelai goreng, seledri, dan bawang goreng. Juga satu pelengkap unik yang jarang ditemui di bubur ayam gerobakan adalah tongcai.

Selain tongcai, banyak pelanggan Bubur Ayam Argo Jati menjagokan sambal bubur di sini. Bapak Yanto meraciknya dari paduan cabai dan kacang tanah.

Harga semangkuk Bubur Ayam Argo Jati Rp 13 ribu, tapi pembeli bisa juga pesan setengah porsi. Harganya Rp 9 ribu.

Dalam sehari, Bapak Yanto mengatakan bisa menjual 200 porsi bubur ayam dalam waktu kurang lebih 4 jam saja. 

Tekstur buburnya kental dan rasanya sudah gurih meski belum dicampur bumbu. Suwiran ayam yang jadi pelengkap juga banyak.

Supaya makin enak, bisa tambah aneka sate. Pada awal Januari 2021, Bapak Yanto mengaku dari bubur yang terjual habis saja ia bisa mendapat Rp 2,6 juta. Belum lagi dari hasil penjualan sate. Kurang lebih ia bisa mengantongi omzet Rp 3 juta.  

Bubur Ayam Argo Jati berlokasi di depan TCC Batavia, Bendungan Hilir. Jika dari Stasiun MRT Benhil, jaraknya hanya sekitar 250 meter.
Bubur ayam gerobakan ini sempat viral di media sosial. Buka pukul 4 sore, biasanya sudah habis sekitar pukul 8 malam.
Racikan buburnya dibuat oleh orang asli Cirebon bernama Bapak Yanto sejak 1992. Ia adalah pendiri sekaligus peracik bubur ayam gaya Cirebon ini.
Ciri khas buburnya ialah memiliki tekstur kental dan rasa gurih. Untuk bumbunya tidak memakai kuah kaldu tetapi hanya kecap asin dan lada bubuk. 
Pelengkap buburnya berupa suwiran ayam, cakwe, kacang kedelai goreng, seledri, dan bawang goreng. Juga satu pelengkap unik yang jarang ditemui di bubur ayam gerobakan adalah tongcai.
Selain tongcai, banyak pelanggan Bubur Ayam Argo Jati menjagokan sambal bubur di sini. Bapak Yanto meraciknya dari paduan cabai dan kacang tanah.
Harga semangkuk Bubur Ayam Argo Jati Rp 13 ribu, tapi pembeli bisa juga pesan setengah porsi. Harganya Rp 9 ribu.
Dalam sehari, Bapak Yanto mengatakan bisa menjual 200 porsi bubur ayam dalam waktu kurang lebih 4 jam saja. 
Tekstur buburnya kental dan rasanya sudah gurih meski belum dicampur bumbu. Suwiran ayam yang jadi pelengkap juga banyak.
Supaya makin enak, bisa tambah aneka sate. Pada awal Januari 2021, Bapak Yanto mengaku dari bubur yang terjual habis saja ia bisa mendapat Rp 2,6 juta. Belum lagi dari hasil penjualan sate. Kurang lebih ia bisa mengantongi omzet Rp 3 juta.