Cokelat Asli Indonesia Disulap a la Molecular Gastronomy

Cokelat Asli Indonesia Disulap a la Molecular Gastronomy

Fitria Rahmadianti - detikFood
Jumat, 17 Mei 2013 18:31 WIB

Jakarta - Indonesia adalah salah satu negara penghasil biji kakao terbesar di dunia. Sayangnya, cokelat buatan Indonesia tak banyak dikenal baik di dalam maupun luar negeri. Bertekad mengangkat derajat cokelat lokal, Pipiltin Cocoapun didirikan.

Pipiltin berarti 'people' dalam Bahasa Aztec. Kafe cokelat ini milik Tissa Aunilla, kakak kandung Irvan Helmi yang merupakan salah satu pemilik Anomali Coffee.
Ruang makan Pipiltin terletak di lantai dua. Suasanya temaram dengan desain industrial dan sedikit sentuhan Aztec.
Wah, deretan cake di kulkas display tampak menarik! Di sebelahnya tampak standing banner yang menjelaskan proses pengolahan biji kakao di Pipiltin.
Inilah tempat meracik minuman di lantai dua Pipiltin.
Churros digoreng hingga kuning keemasan, lalu ditaburi gula pasir halus dan bubuk kayumanis. Disajikan bersama dua jenis saus, yakni saus cokelat dari 68% kakao asal Bali serta saus stroberi rumahan.
Crunchy Chocolate Cheese Cake (kiri) terdiri dari lapisan dark chocolate dan cheesecake. Sementara itu, Crunchy Raspberry Cake (kanan) yang beraroma berry segar memiliki lapisan remah renyah dari biskuit.
Ebony Ivory tampak molekular. Saat tutupnya dibuka, asap membumbung disertai aroma asap! Di balik lempeng white chocolate berlubang-lubang tersimpan potongan dadu black cherry brownies yang berendam di sirup gelap. Brownies beserta sirupnya disendok bersama mousse vanila yang diletakkan di tutup kaca kerucut.
Egg No tak kalah molekular. Ternyata 'poached egg'nya adalah white chocolate panna cotta. Di dalamnya terdapat 'kuning telur setengah matang' yang ternyata campuran jelly mangga dan markisa. Tanahnya terbuat dari remah biskuit cokelat dan chilli. Selasih dan gulali melengkapi sajian spektakuler ini.
Dari 'laboratorium' di lantai 1 inilah seluruh hidangan cokelat di Pipiltin dikreasikan. Salut untuk Executive Chef Dedy Sutan!
Cokelat Asli Indonesia Disulap a la Molecular Gastronomy
Cokelat Asli Indonesia Disulap a la Molecular Gastronomy
Cokelat Asli Indonesia Disulap a la Molecular Gastronomy
Cokelat Asli Indonesia Disulap a la Molecular Gastronomy
Cokelat Asli Indonesia Disulap a la Molecular Gastronomy
Cokelat Asli Indonesia Disulap a la Molecular Gastronomy
Cokelat Asli Indonesia Disulap a la Molecular Gastronomy
Cokelat Asli Indonesia Disulap a la Molecular Gastronomy
Cokelat Asli Indonesia Disulap a la Molecular Gastronomy

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads