Kios Asinan Betawi Bang Sawal bisa ditemukan di belakang Mal Taman Anggrek. Kuahnya encer dengan rasa asam yang kuat, mirip-mirip asinan Bogor. (Fitria Rahmadianti/Detikfood)
Kalau mau asinan Betawi berkuah kental dan agak pedas, mampirlah ke Rawamangun. Asinan Haji Mansyur di sana terkenal dengan nama 'asinan kamboja'. Warung makan yang sudah berdiri puluhan tahun ini selalu ramai didatangi pelanggan. (Fitria Rahmadianti/Detikfood)
Berbeda dengan asinan Betawi lain yang dijual oleh orang Jakarta asli, asinan Bonbin dibuat oleh keturunan Tionghoa. Makanya isiannya sedikit berbeda, yaitu ada lokio (bawang Batak) dan lobak. (Fitria Rahmadianti/Detikfood)
Pecinta kerupuk pasti doyan membeli asinan di Jl. Veteran. Seporsi asinan Bang Tata dilengkapi dengan kerupuk jumbo yang renyah. Kriuk kriuk! (Fitria Rahmadianti/Detikfood)
Ada lagi asinan Rawamangun yang terletak tak jauh dari asinan Haji Mansyur. Asinan Betawi Ny. Isye sudah dibungkus rapi dan lengkap, jadi praktis dibawa. Kuahnya terasa agak manis. Slurp! (Fitria Rahmadianti/Detikfood)