Timlo Solo

- detikFood Rabu, 13 Jul 2011 16:08 WIB
Solo - Hidangan segar ini mulai populer sekitar dasawarsa 1960-an. Rumah makan yang pertama membuat hidangan ini populer masih eksis hingga sekarang, bahkan sudah sejak tahun 1970-an punya cabang di Semarang, kemudian menambah cabang di Ungaran dan Jakarta. Tetapi, popularitasnya sudah semakin tergerus oleh Timlo Sastro yang semakin berkibar.

Pada dasarnya, timlo adalah sup, berisi irisan ati ampla ayam, irisan dadar gulung, irisan sosis solo, mihun, telur pindang, dan suwiran ayam goreng. Kuahnya bening, encer, dan segar. Ada kemiripan dengan tekwan khas Palembang. Nasi bisa dipisah atau dicampurkan ke dalamnya, seperti layaknya cara menikmati soto atau bakmoy. Versi Timlo Sastro memakai sosis solo dalam ukuran super jumbo. Di warung ini ada sekelompok pengamen yang memainkan musik kroncong. Asyik banget!

RM Timlo Solo > Jl. Jenderal Oerip Soemohardjo 94, 0271 646180, 07.00–21.00.

Timlo Sastro > Jl. Pasar Gede Timur 1, Balong, 0271 654820, 06.30–15.30: Sangat populer di kalangan warga Solo. Cabang di Penumping, dekat Tugu Lilin.

Timlo Maestro > Perempatan Nonongan ke Utara, buka malam hari.



(dev/Odi)