Memasak dengan Claypot

Memasak dengan Claypot

- detikFood
Sabtu, 11 Okt 2014 08:48 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta -

Claypot sering dipakai untuk mengolah dan menyajikan makanan bergaya oriental. Wadah ini bisa menyimpan panas lebih lama. Bagaimana cara memakai claypot ini?

Mangkuk bertutup dari tembikar atau tanah liat ini merupakan alat mask kuno yang banyak dipakai di Tiongkok, Jepang dan Korea. Pemakaian bahan ini bertujuan untuk menyimpan panas lebih lama sekaligus menaham aroma hidangan lebih lama di dalam mangkuk.

Sebelum memakai claypot sebaiknya pilih claypot sesuai kebutuhan. Jika akan memakai claypot untuk memasak langsung di atas api, pilihlah yang tahan panas. Biasanya tertulis di bawah mangkuknya ‘heat proof’, apakah bisa dipakai di atas api atau tidak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Clay pot jenis ini juga bisa dipakai untuk penyajian saja. Namun, sebelum dipakai, dipanaskan dulu di atas api atau di dalam oven hingga panas benar. Hidangan yang baru dimasak langsung dimasukkan ke dalam claypot panas.

Jika hanya akan dipakai untuk penyajian, bisa dipilih claypot yang biasa, tidak perlu yang tahan panas. Sebelum dipakai, bilas dengan air panas agar mangkuk menjadi hangat sebelum dipakai untuk wadah penyajian.

Jika memakai claypot untuk memasak sebaiknya diingat bahwa tembikar menyimpan panas lebih lama. Karenanya sayuran tidak perlu dimasak hingga matang. Setelah agak layu langsung diangkat. Panas tembikar akan mematangkan sayuran apalagi jika claypot ditutup.

(odi/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads