Bagian 2: Moci, Bakiak, dan Fettucine Asin!!!
Kamis, 11 Mei 2006 10:27 WIB
Jakarta - Tiupan angin sejuk dan perut kenyang membuat mata makin berat. Karena itu peserta "Sukabumi Cheeze Tour" segera membakar kalori. Ngotot tarik menarik tambang, melompat-lompat dengan bakiak, mencari moci dalam tumpukan tepung dan melemaskan otot, adu pintar membuat fettucine yang aduhai sedap! Hadiah bertumpuk dan tawa gembira membuat suasana makin seru!Acara seru memang sudah menanti peserta begitu acara mengisi perut selesai. Sejak di dalam bus, peserta sudah mendaftarkan diri untuk cooking contest. Supaya adil, tiap bus diberi jatah 5 peserta. Sementara deretan 5 kompor gas, fettucine produk La Fonte, sayuran, bumbu plus minyak goreng Tropical, aneka saus produk NICI (Nestle Indofood Citarasa Indonesia) sudah rapi disiapkan di meja. Aba-aba dan aturan belum dibacakan, 5 peserta dari bus 3 dengan penuh antusias sudah mengutak-ngutik isi meja. "Wah, belum mulai ya, tunggu dulu...," komentar panitia. "He..he...maaf mbak, soalnya liat fettucine langsung nafsu deh pengin cepet-cepet masak," demikian komentar seorang peserta. Peserta diberi kesempatan memilih bahan selama 5 menit dan waktu memasak 15 menit. 'Keributan kecil' mengambil keju, paprika, jamur, daging asap membuat suasana jadi hangat.Β Β Β Β Aroma harum bawang segera bertebaran di seluruh Saung Kutilang. "Aduh, gimana nih kok asin banget..," teriak Emma. Pada menit ke 13 semua fettucine sudah siap tersaji komplet dengan garnishnya. Hangat mengepul! Grup kedua pun yang sudah berancang-ancang sejak awal segera memulai aksi. "Aku santai aja ah...takut gosong!", demikian komentar peserta yang dengan santai menumis paprika. Grup kedua ini memang sangat tenang, mungkin karena sudah trampil memasak. "Air...air... tolong aku minta air, gosong nih!", teriak seorang peserta. Grup inipun selesai mengolah fettucine dalam menit ke 14. Grup terakhir rupanya didominasi oleh ibu-ibu yang sudah piawai. Meskipun cuman 4 orang urusan memasak fettucine berlangsung seru. "Lha, kok sosisnya pake kondom ya...jadi ribet nih", komentar bu Herawati sambil melepas bungkus plastik sosis. Grup ini pun selesai pada menit ke 14. Dari 14 fettucine, setelah dinilai oleh mbak Lina dari La Fonte dan detikfood maka diperoleh pemenangnya; dari Grup I : Emma, Grup II: Tuti dan Grup III: Mira. Keriuhan juga terjadi di arena lomba moci yang ada di tenda di sisi Saung Kutilang. Grup lomba makan moci terdiri dari 5 orang yaitu bu Dina, Anita, Nina, Dessy dan Tres. Tak hanya nona-nona muda saja yang berani mengikuti lomba ini, ibu-ibu pun tak mau kalah. Grup pertama segera beraksi setelah stopwatch diatur untuk dua menit dan sesudah hitungan ketiga mereka langsung melahap moci-moci yang diletakkan di dalam baskom plastik ukuran sedang. "Ayoo...ayo...buruan ditelan, gak usah digigit" seru salah satu suporter lomba. Selang beberapa detik saja, wajah para kontestan lomba sudah belepotan tepung moci. Spontan saja salah seorang suporter berkomentar, "Tuuh kan gak usah repot-repot bedakan, dah kinclong sendiri deh sekarang...." Grup kedua yang meskipun hanya terdiri dari 3 peserta, yaitu bu Maya, Diana dan Bibit, tidak mau tersaingi semangatnya dalam menghabiskan 7 butir moci. Bu Maya, sebagai pemenang lomba moci grup kedua, bisa menyimpan tiga sampai empat butir moci di dalam mulutnya...! Akhirnya mereka yang berhak mendapatkan paket hadiah berupa suvenir cantik serta voucher dari Dapur Cokelat senilai Rp. 120.000,00, T`shirt detikcom serta cempal detikfood adalah Bu Tres dan Bu Maya. Selamat ya Bu...Lomba bakiak diikuti oleh empat grup, yang masing-masing terdiri dari dua orang. Meski sudah sedikit berumur namun, peserta tetap "hot" ketika berlomba. Jatuh-bangun, bahkan berguling-guling di tanah rela dilakoni untuk menjadi nomor satu. Pastinya sih karena daya tarik celemek dan cempal detikfood yang keren itu yang jadi hadiahnya. Kemenangan akhirnya jatuh pada Ibu Shinta, Ibu Tribuana, Ibu Siti, dan Ibu Indira. "Ayo tarikk...wekkh!" Sorak-sorai dari penonton yang menyemangati peserta tak kalah seru dengan tarik ulur tambang. Meski pun harus sedikit tergores, bahkan terjatuh, namun semangat tetap saja tinggi. "Kan udah makan, semangat lagi dong tenaga udah gede lagi nih!", seru salah seorang peserta. Akhirnya setelah di data terkumpul 4 regu untuk tarik tambang, termasuk satu regu panitia. Setelah bertarung habis-habisan, akhirnya pertandingan seru tarik tambang dimenangkan oleh regu I. Regu I beranggotakan Mbak Vinicia, Mbak Sylvia, Ibu Etik, Ibu Devi, dan sebagai tambahan Mas Asdat dari detik.com. Tiap peserta mendapatkan Polo-shirt detik.com, 1 paket Tropical, dan satu paket La Fonte. "Nggak sia-sia gue ikutan tour Sukabumi, emang ini yang gue incer", ungkap Mbak Sylvia yang disambut tawa peserta lainnya. "Iya, di CV-nya dia aja ada lho, hobi: tarik tambang", sahut yang lainnya.Untuk menghilangkan rasa haus, bu Indrawati dari Natura sudah menyiapkan yoghurt aneka rasa yang dingin segar. Dalam sekejap yoghurtpun tandas. Acara bagi-bagi hadiahpun menjadi penutup yang seru. Termasuk Pak Yulpien dan Mbak Olivia yang menyabet hadiah sebagai peserta dengan kostum jeans paling oke mendapatkan hadiah dari Weston. Kami juga bagi-bagi segudang doorprize dari spnosor. Voucher senilai Rp 120 ribu dari dapur cokelat berhasil dimenagnkan oleh Pak Martin, Ibu Etik, Ibu Anita, dan Ibu Rini. Sementara paket hadiah dari weston berhasil digaet oleh Ibu Nurudin, Mbak Bibit dan Ibu Juni. Sementara voucher makan senilai 100 ribu rupiah jatuh ke tangan Ibu Reny dan Ibu Shinta. Ibu Yanti, juga kebagian hadiah karena berhasil menjawab pertanyaan dari panitia dan mendapatkan hadiah dari Weston. Tidak hanya itu, kami juga memberikan penghargaan pada penggemar setia detikfood yang jatuh pada Mbak Emma dan Ibu Inneke yang rajin mengikuti event-event detikfood. Sst... sebelum pulang peserta pun masih sempat mencicip fettucine hasil lomba. Belumm lagi ada combro special Sukabumi (yang puedesss...) plus donat ala Jco Sukabumi disiapkan untuk bekal. Nah, yang belum sempat ikutan, tunggu tur asyik dan seru kami berikut ya!
(lil/)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN