Indonesian Coffee Class

Mau Buka Coffee Shop Sendiri? Perhatikan Dulu 7 Hal Penting Ini

Sonia Basoni - detikFood Sabtu, 20 Okt 2018 14:40 WIB
Foto: Istock Foto: Istock
Jakarta - Membuka coffee shop butuh perencanaan yang matang. Selain mempersiapkan modal, beberapa hal lain juga harus diperhatikan agar coffee shop sukses.

Dengan luasnya pasar kopi di Indonesia, bisnis coffee shop menjadi salah satu peluang yang cukup menjanjikan. Namun, dibalik setiap suksesnya coffee shop ada perencanaan serta hitungan biaya yang efisien dan jitu.

Agar tidak salah langkah, lewat acara Coffee and Cafe Workshop (20/10), Ryo Limijaya dari Indonesian Coffee Academy membagikan hal-hal yang harus diperhatikan sebelum membuka coffee shop.

Baca Juga: Bisnis Kafe hingga Belajar Meracik Kopi Diungkap Lengkap

1. Ikuti Perkembangan Tren
Mau Buka Coffee Shop Sendiri? Perhatikan Dulu 7 Hal Penting IniFoto: Istock
Dengan tren kopi dan penggemar kopi yang kian meningkat pesat di Indonesia. Pergeseran tren jadi salah satu hal yang harus dikuasai sebelum membuka bisnis kopi, seperti coffee shop. Anda harus lebih dulu tahu tentang tren kopi yang tengah berkembang.

Tren kopi ini tidak hanya dari menu racikannya, atau varian rasanya. Tapi termasuk jenis kopi apa yang tengah diminati, bagaimana pemasaran kopi yang efektif, konsep kafe, hingga pasaran harga kopi rata-rata. Ryo menyarankan untuk terus mengikuti tren kopi, terutama di jenis kopi yang tengah diminati.

2. Mempelajari Target Pasar
Mau Buka Coffee Shop Sendiri? Perhatikan Dulu 7 Hal Penting IniFoto: Istock

Meski punya target pasar yang luas, bisnis kopi di Indonesia tetap harus mempelajari dan menentukan target pasar. Kopi sendiri punya target pasar yang lebih fleksibel, karena hampir semua kalangan menyukai kopi. Dari kopi untuk orang dewasa, hingga menu kopi yang diracik khusus untuk anak-anak.

"Target pasar kopi itu cukup beragam, dan luas. Seperti sekarang banyak satu keluarga yang berkunjung ke coffee shop, dan masing-masing dari mereka pasti memesan jenis kopi yang berbeda. Makanya sekarang mulai banyak kafe yang menyajikan menu kopi untuk anak-anak, seperti Baby Cappuccino salah satunya," jelas Ryo.



Tonton video: Wow! Bermodalkan Rp 80 Juta Sudah Bisa Buka Kedai Kopi

[Gambas:Video 20detik]



3. Mempersiapkan Konsep
Mau Buka Coffee Shop Sendiri? Perhatikan Dulu 7 Hal Penting IniFoto: Istock
Mengikuti perkembangan tren yang ada, di Indonesia kebanyakan coffee shop berfungsi sebagai tempat ngumpul, tempat meeting, hingga rumah kedua bagi sebagian orang. Sehingga konsep kafe sendiri banyak yang beragam dan berbeda.

Ryo menuturkan bahwa penting untuk menentukan konsep kafe apa yang Anda inginkan. Konsep kafe ini bisa berisi hanya kafe yang menjual kopi dengan camilan ringan, atau kafe dengan konsep semi restoran yang menawarkan berbagai menu makanan. Meski begitu Ryo memastikan bahwa setiap konsep kafe punya target pasar masing-masing, dan tujuan pasar utamanya tetap di menu kopi.

4. Pemilihan Roasting dan Non-Roasting
Mau Buka Coffee Shop Sendiri? Perhatikan Dulu 7 Hal Penting IniFoto: Istock

Setelah menyiapkan konsep kafe, hal yang harus diperhatikan selanjutnya adalah dalam penentuan biji kopi. Banyaknya kopi lokal di Indonesia, membuat binsis kafe ini dimudahkan. Tapi pemilihan antara biji kopi roasting dan non-roasting memiliki pro dan kontranya sendiri.

Menurut Ryo, setiap orang bisa memilih biji kopi roasting atau non-roasting untuk pasokan kafenya. Kalau Anda memilih biji kopi non-roasting, artinya Anda harus meroasting biji kopi sendiri, kelebihannya Anda bisa mengontrol langsung rasa dan kualitas biji kopi namun prosesnya sedikit rumit dan membutuhkan biaya lebih.

Sementara jika memilih biji kopi roasting, cara ini lebih mudah karena Anda terima beres dan tidak harus pusing, biayanya juga lebih murah. Namun, Anda tidak bisa menentukan rasa atau mengontrol kualitas biji kopi secara langsung.

5.Modal
Mau Buka Coffee Shop Sendiri? Perhatikan Dulu 7 Hal Penting IniFoto: Istock

Untuk membuka coffee shop dibutuhkan modal yang besar dan tidak sedikit. Dalam sesi Coffee and Cafe Workshop, Ryo memberikan gambaran kasar tentang dana yang harus dipersiapkan dalam membuka bisnis kopi.

"Memang tidak ada hitungan yang pasti dalam membuka sebuah coffee shop karena pasti hitungan dan angkanya berbeda. Namun, rata-rata modal yang harus disiapkan sekitar puluhan juta. Terutama jika Anda memilih untuk membuka coffee shop di mall ternama, itu Anda harus menyiapkan modal lebih dari 1 Miliar Rupiah hanya untuk biaya sewa tempat saja, biaya perbulan untuk service charge tempat di mall bisa ratusan juta,"

Namun, untuk bisnis kopi dalam skala kecil. Modal yang dipersiapkan bisa mulai dari 10 juta rupiah, tentunya dengan lokasi tempat dan kelas kopi yang berbeda.

6. Biaya Operasional

Setelah berhasil membuka coffee shop sendiri, perhitungan uang tidak berhenti di sana. Setiap pemilik bisnis harus memikirkan biaya operasional secara matang, agar efektif dan tidak merugi.

"Membuka coffee shop itu bukan masalah gengsi, bukan masalah alat kopi yang paling mahal, atau konsep kafe yang mewah. Tapi kita harus memikirkan biaya operasionalnya agar se-efektif mungkin. Mana biaya yang paling efisien untuk kafe kita," jelas Ryo.

7. Pegawai
Mau Buka Coffee Shop Sendiri? Perhatikan Dulu 7 Hal Penting IniFoto: Istock

Mengelola bisnis coffee shop memang tidak mudah. Dibutuhkan banyak pegawai dan tim untuk mewujudkan coffee shop yang sukses. Tapi tidak perlu khawatir, bagi Anda yang baru pertama kali membuka coffee shop, Ryo menyarankan untuk menangangi semuanya sendiri.

"Karena kafe masih baru, Anda bisa merangkap menjadi HRD yang memilih barista, dan pegawai. Agar Anda bisa terjun langsung ke bisnis kopi. Baru setelah berapa tahun, ketika bisnis sudah berjalan, Anda bisa memperkerjakan pegawai dan staff baru," pungkas Ryo.

Ryo juga menambahkan bahwa umumnya bisnis kafe harus direncanakan untuk 5 tahun kedepan. Karena biasanya di tahun kedua, pebisnis baru mendapatkan modal awal, baru di 3 tahun berikutnya meraup untung. (dvs/odi)