Hujan dan langit mendung yang menyelimuti Jakarta ternyata tak menyurutkan semangat peserta cooking class. Bayangkan sajaΒ sebelum pukul 09.00 beberapa peserta sudah duduk mansi di Lotus Room, Hotel Shangri-la Jakarta. Tak ayal sang Executive Pastry Chef Guillaume Bonnety yang sedang menyiapkan bahan-bahanpun jadi ikutan panik!
Tampilan chef Guillaume Bonnety yang akrab disapa chef G (Ji) ini menarik perhatian peserta. "Chefnya benar yang tinggi itu ya, yang lehernya bertato kan?" demikian beberapa orang peserta menanyakan pada detikfood. Tak hanya penampilan yang sporty ternyat hef G juga sangat senang guyon dan menggoda peserta yang sebagian besar kaum hawa ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Chef, apa artinya tulisan persen itu ya? Apa bedanya Guanaja dan Majari ya? Kok rada pahit ya rasanya? Beli di mana ini cokelat? Gilaa, ini cokelat kok enaak banget ya chef?" Wah, berondongan pertanyaanpun dijawab chef G dengan jelas. Sementara mulut pesertapun terus bergoyang mengulum 4 jenis cokelat Valrhona yang top!
"Buah pir yang akan dipakai harus pir yang dagingnya kenyal, agak keras dan tidak terlalu banyak airnya," demikian pesan sang chef saat memulai pembuat Pear Belle Helene. Tanya jawab dari pesertapun mengiringi sang chef menyelesaikan proses perebusan buah pear ini.
Hujan pertanyaan makin deras saat resep Cheesecake mulai dibuat oleh chef G. "Kalau mengocok cream cheese dan sour cream ini cukup pelan-pelan saja, tidak usah pakai speed tinggi nanti krimnya muncrat ke mana-mana," pesan chef G diiringi derai tawa peserta. Untuk mengocok adonan chef G lebih suka memakai kocokan kawat. "Bisa sekalian buat olah raga," demikian alasannya.
"Chef itu chocolate sponge gimana bikinnya ya?" tanya beberapa peserta. "Tenang-tenang nanti saya bagikan resepnya," jawab sang chef sambil tersenyum lebar. Memang benar akhirnya, sang chefpun membagikan resep rahasianya membuat sponge cake yang lembut.
Proses memberi hiasan juga menyedot perhatian peserta, sampai-sampai mereka harus mendekati meja sang chef. "Cokelat gulung-gulung itu gimana bikinnya ya chef? Yang hijau putih itu juga gimana kasih warnanya ya," tanya peserta tak sabar. Chef G kembali membuka rahasia membuat hiasan cokelat gulung yang cantik dan trik mewarnai cokelat hias.
Proses pembuatan Bake Chocolate Espresso Cake pun tak kalah memikat. Ditambah iming-iming promosi sang chef, "Pokoknya ini cake cokelat paling lembut, enak dan paling laku karena disukai banyak orang." Adonan cake ini ternyata harus disimpan semalaman dalam kulkas hingga kental sebelum dipanggang. "Tujuannya supaya teksturnya lembut halus," jelas chef G.
Komentarnya dibuktikan dengan memotong-motong cake untuk dicicipi peserta dan semuanya mengantri dengan manis untuk mendapatkan irisan terbesar dari sang chef. Mulutpun kembali mengunyah cake cokelat. "Pahit-pahit tapi enak ya nggak eneg," demikian komentar para peserta.
Pembuatan brownies yang tampak sederhana ternyata juga ada jurus rahasianya. "Menteganya harus lembut atau lunak, bisa didiamkan sampai bersuhu ruangan atau diremas-remas sampai lemas," demikian trik dari sang chef. Hmmm... aroma cokelat yang wangipun tercium dari seloyang besar brownies yang sudah matang. "Wah, permukaannya licin dan rata ya.." komentar beberapa peserta sambil mengamati irisan brownies yang padat berisi cokelat dan kacang mete. Hmm.. enak ya?
Cooking class pun ditutup dengan resep Chocolate Cream Cup yang sederhana tetapi bertekstur sangat lembut halus dan tentunya dengan aroma dan rasa cokelat yang pekat. "Ini resep kuno yang paling agampang tetapi rasanya paling dhasyat," demikian promosi chef G.
Sebelum makan siang, hadiah berupa 3 voucher makan siangpun dibagikan dan hadiah tambahan berupa 1 buah Lemon Strawberry Cheesecake pun diberikan pada peserta yang beruntung... Usai makan siang, acara berfoto ria pun dilanjutkan. Ya foto ramai-rami, foto berkelompok dan juga foto berdua dengan sang chef.
Tak ketinggalan Mycah, yang berumur 4 bulan, menjadi anggota detikfood termuda ikut berpose. "Nanti lihat fotonya di Facebook kita ya Chef!" teriak beberapa peserta sambil terus berpose.
Nah,sampai ketemu di cooking class bulan Maret ya!
(dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN