Alex Fatrisman: Pastry Bagai Sebuah Karya Seni

- detikFood Rabu, 01 Jul 2009 14:15 WIB
Jakarta - Chef yang masih single ini mengaku cinta mati pada dunia pastry. Tak heran jika hampir seluruh waktunya dicurahkan untuk terus belajar dan menuangkan ide-ide kreatif. Baginya pastry bagaikan sebuah karya seni yang tinggi. Membuat boutique pastry adalah salah satu obsesinya yang belum terwujud!

Kesan pendiam sekilas tampak di wajah sang pastry chef Hotel Sari Pan Pacific ini. Namun hal itu pun perlahan memudar saat menyambut kedatangan detikfood dengan senyum ramahnya. Ya, inilah salah satu pria yang berperan dalam kesuksesan dapur pastry Hotel Sari Pan Pacific yang terkenal akan black forest yang melagenda selama puluhan tahun.

Chef Alex Fatrisman (35) yang akrab disapa Chef Alex ini seolah menjalani takdir kehidupan yang telah digariskan. Selulusnya dari SMA, chef kelahiran Bintan sebuah pulau yang terkenal akan keindahan pantainya ini langsung menimba ilmu di BPLP Solo.Dengan berbekal ijazah pariwisata dan perhotelan, ia pun melamar di salah satu hotel di tanah kelahirannya yaitu Bintan Lagoon Resort.

"Untuk terjun ke dunia pastry awalnya semua atas unsur ketidaksengajaan. Waktu saya melamar di Bintan Lagoon posisi yang tersedia hanya di bagian kitchen . Nah, dari sanalah saya berangkat menekuni dunia masak-memasak dan pastry," terangnya sambil tersenyum, saat ditanya alasannya memilih terjun ke dunia dapur.

Ternyata dunia pastry membuatnya terpikat, ia pun mengasah potensi dan menggali ilmu di Bintan Lagon Resort selama 7 tahun, sebelum akhirnya hijrah ke Jumeirah Beach Hotel , Dubai. "Di Dubai saya tidak lama hanya 1 tahun saja sampai kemudian pindah ke Sari Pan Pacific hingga saat ini," imbuh chef Alex yang juga aktif sebagai Public Relations di Jakarta Professional Pastry Club.

Lingkungan dan suasana kerja yang nyaman dan kekeluargaan membuat chef ganteng yang masih single ini pun betah. Buktinya hingga kini ia telah berkiprah selama hampir 14 tahun di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta ."Disini saya diberikan kebebasan untuk melakukan kreasi dan team worknya juga kompak. Belum lagi suasananya bekerjanya juga enak," tuturnya serius.

Saat ditanya apa arti pastry baginya? "Bagi saya membuat pastry itu bagaikan menciptakan sebuah karya seni yang tinggi. Cake atau roti bagi saya tak hanya sekedar rasanya yang enak. Melainkan juga bentuknya juga harus enak dilihat dan details itu penting, sehingga pastry merupakan gabungan rasa dan seni yang lahir dari hati."

Tak hanya terpikat pada cake dan roti luar negeri saja. Chef Alex yang hobi karoke dan minum kopi ini pun mengaku sangat menyukai kue-kue tradisional. Kecintaannya akan makanan Indonesia membuatnya terus berkreasi dengan menciptakan kreasi gabungan lokal dan luar.

Jika ditanya soal cita-cita, chef Alex berujar ada dua cita-cita yang ingin diraihnya. "Pertama tentunya saya ingin lebih meningkatkan pamor pastry di Hotel Sari Pan Pacific ini agar lebih dikenal dan diakui. Kedua untuk obsesi pribadi saya ingin suatu hari nanti membuat Boutique Pastry di Indonesia. Sehingga mengangkat pastry Indonesia ke tempat yang lebih tinggi dan lebih dihargai orang banyak," ucapnya sambil menyeruput segelas es kopi.

Tak heran demi mengejar cita-citanya yang belum terwjud, chef Alex tak pernah berhenti belajar dan mencari ide lewat media internet, membaca, dan diskusi lewat Pastry Club . Sebelum menutup pembiacaraan chef Alex pun berbagi tips buat mereka yang ingin terjun ke dunia pastry, "Pastikan bahwa pastry adalah bidang yang Anda ingin geluti. Kesabaran adalah salah kunci penting dalam menggeluti dunia pastry, karena bidang pastry cukup membutuhkan nilai seni yang tinggi untuk mencapai sebuah kreatifitas yang maksimal."

Buat para pencinta detikfood, chef Alex ingin berbagi resep yaitu Sticky Rice Cake alias Cake Bolu Ketan Hitam . "Resep ini seperti terbuat dari cokelat namun sebenarnya dari ketan hitam. Di Indonesian Salon Culinary 2009, cake ini berhasil menyabet silver mendal untuk kategori 'Dress The Cake'. Rasanya enak dan mudah dibuat silahkan dicoba di rumah," pesan chef Alex yang memfavoritkan ayam bakar dan gulai kepala ikan asam pedas ini menutup pembicaraan.

Sticky Rice Cake

Bahan:
Cake:

3 butir telur ayam
100 g gula pasir
1/4 sdt ovalet (cake emulsifier)
Ayak jadi satu:
100 g tepung ketan hitam, siap pakai
10 g tepung terigu
1/4 sdt garam
1/4 sdt baking powder
20 ml santan kental
50 ml minyak sayur
Cokelat Pandan Ganache:
150 Ggr santan Kental
5 lbr daun pandan
1/4 sdt garam
150 g cokelat putih, lelehkan

Cara Membuat:

- Cake: Kocok telur dengan menggunakan mixer dengan kecepatan tinggi.
- Tambahkan gula pasir dan ovalet dan terus kocok hingga kental dan adonan mengembang.
- Masukan campuran ketan hitam ke dalam adonan telur sedikit demi sedikit sambil aduk hingga tercampur rata.
- Tambahkan santan kental dan minyak sayur, aduk hingga tercampur rata.
- Tuang ke dalam loyang segi empat 20 cm yang sudah disemir minyak sayur.
- Kukus dalam kukusan panas selam 45 menit.
- Angkat dan dinginkan.
- Cokelat Pandan Ganache:
- Rebus santan kental dengan api kecil, masukan daun pandan, garam, cokelat leleh,
aduk hingga rata. Dinginkan.
- Penyelesaian: Iris Cake secara melintang menjadi 3 bagian, lapisi dengan coklat pandan ganache.
- Tumpuk kembali menjadi satu. Potong-potong dan sajikan.

Tips:
- Potong-potong cokelat putih kecil lalu taruh dalam wadah tahan panas. Taruh di atas panci berisi air panas, aduk-aduk hingga cokelat leleh.
- Aduk adonan perlahan tetapi jangan terlalu lama agar adonan tidak turun.
- Bungkus tutup kukusan dengan kain agar uap air tak menetes ke permukaan kue.

(dev/Odi)