Menjelajahi Peta Kuliner Betawi

Menjelajahi Peta Kuliner Betawi

- detikFood
Senin, 26 Mei 2008 12:50 WIB
Jakarta - Sudah berapa lama tinggal di Jakarta? Apakah sudah sempat mencicipi ketupat sayur, nasi uduk, gabus pucung, selendang mayang atau sup kaki kambing khas Betawi? Kalau belum, Anda bisa membaca peta kuliner ini dan bersiap-siaplah goyang lidah mencicipi lezatnya makanan Betawi.

Tinggal di Jakarta memang dimanja dengan segala fasilitas. Mau makan apa saja bisa, bahkan tak perlu ke luar dari rumah. Lewat telpon mkanan enak sesuai selera siap diantar sampai depan pintu rumah. Di tengah hiruk pikuk pertumbuhan Jakarta sebagai kota metropolitan, terselip sekelompok masyarkat asli Jakarta, orang Betawi. Meskipun sudah menjadi kota dengan selera internasional, namun masih banyak warung-warung makan yang menyajikan menu khas Betawi, bahkan ada yang nyaris punah.

Di tengah maraknya buku yang bertajuk 'Wisata Kuliner' dengan beragam format, hadir sebuah buku yang menarik berjudul 'Peta 100 tempat Makan Makanan Khas Betawi' di Jakarta, Bekasi, Depok dan Tangerang. Buku setebal 116 halaman ini ditulis oleh sepasang suami-istri yang rajin mengunjungi tempat-tempat makan di Jakarta dan sekitarnya, Lily T.Erwin dan Abang Erwin. Bersiap-siaplah meneteskan air liur karena buku ini dipenuhi gambar-gambar makanan Betawi yang sangat menggiurkan!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk memulai penjelajahan, Anda akan diantar dengan sedikit diskripsi dari penulis soal kuliner Betawi. Pengaruhi bangsa arab, Portugis, India, Cina dan Belanda di masa lampau turut berperan dalam meracik bumbu hingga hadir tampilan kuliner Betawi yang unik. Jangan khawatir tak mengerti istilah makanan Betawi. Penulis juga sudah menyiapkan info komplet soal apa yang dimaksud dengan Laksa Betawi, Soto Betawi, Smeur Jengkol, Bir Pletok, Bubur Ase, Sate Lembut hingga Dodol Betawi.

Nah, setelah mendapat info komplet, Anda tinggal menentukan lokasi mana dan makanan apa yang ingin Anda cicipi. Untuk mencicipi soto Betawi juga ada berbagai varian. Soto Betawi raikan Haji Umar di JL KS Tubun kuahnya santan putih kekuningan tanpa potongan tomat dan kentang goreng.

Sedangkan soto Betawi Buatan Haji Ridwan di daerah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, berkuah kemarahan dan isinya komplet ada emping dan tomat plus kentang goreng. Racikan soto Betawi Haji Husen yang kondang di kawasan Manggarai justru berkuah kuning dan sangat gurih. Demikian kayanya kuliner Betawi sehingga berbeda lokasi saja sudah ada sentuhan rasa yang berbeda.

Tak berbeda jauh dengan Nasi Uduk, ada yang versi Tanah Abang dan ada pula versi pinggiran Jakarta. Khusus untuk rumah makan, ada beragam rumah makan gaya Home Cooking khas Betawi yang ditampilkan di buku ini.

Sajian lauk Betawi gaya rumahan ini justru sangat disukai meskipun letaknya kadang-kadang di pinggir gang sempit! Misalnya saja di warung makan Hajjah Rohmah di kawasan Kebon Kacang, rumah makan Ibu Arab/Ibu Ati yang tersohor dengan Sayur Kepala Ikan Mas, atau warung makan H.Masa di daerah Pondok Aren yang terkenal dengan Sayur Asem Betawi yang berisi jengkol dan petai!

Jika ingin menjajal makanan yang agak langka seperti Bubur Ase, Sayur Gabus Pucung, Es Selendang Mayang atau Nasi Ulam, Anda tinggal menentukan waktu dan lokasinya saja. Peta mini yang melengkapi tiap ulasan warung makan berikut daftar harga sangat membantu Anda dalam menentukan pilihan.

Belum lagi ditambah info tentang Menu Andalan plus foto gerobak atau tampilan warung makan yang sangat membantu dalam hunting makanan, mengingat Jakarta dan sekitarnya bagai hutan belantara karena banyak jalan dan gang kecil. Hanya sayang tidak semua lokasi atau warung makan diberi penjelasan agak komplet tentang makanannya.

Nah, sebelum air liur Anda benar-benar titik membayangkan gurihnya Soto Betawi atau legitnya semur jengkol, lebih baik segera dapatkan buku terbaru terbitan PT Gramedia Pustaka Utama ini. Sediakan waktu dan Anda tak perlu menyiapkan dana yang besar karena ulasan di buku ini hanya sebatas warung makan yang harga makanan per porsinya tak lebih dari Rp.30.000,00 namun dengan kualitas rasa yang bisa diandalkan.

Hitung-hitung sambil mengenal kuliner Betawi, Anda juga bisa ikut melestarikannya agar kuliner Betawi tidak punah karena tak ada penggemar lagi!

'Peta 100 tempat Makan Makanan Khas Betawi' di Jakarta, Bekasi, Depok dan Tangerang
Lily T.Erwin dan Abang Erwin
PT Gramedia Pustaka Utama, 2008
Harga Rp 29.000,00
(dev/Odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads