Kuliner Betawi Memang 'Ngga Ade Matinye..'

- detikFood
Senin, 27 Okt 2008 16:45 WIB
Jakarta - Betawi ternyata punya simpanan koleksi kuliner yang dahsyat. Tak hanya soto Betawi, kerak telor dan asinan saja. Ada sayur bebenaci, gabus kuah pucung dan ketupat sayur yang lezat. Kalau mau berpetualang lidah, ikuti saja petunjuk dari buku mungil ini!

Betawi, hampir di setiap aspek kehidupan masyarakatnya selalu dikaitkan dengan makanan. Seperti saat kedua mempelai melangsungkan pernikahan, selalu disertakan roti buaya, kue pepe, dodol, tape uli dan juga wajik. Tapi sayangnya tidak semua orang cukup mengenal kuliner Betawi dengan baik. Nah, buku yang satu ini mungkin dapat membantu Anda untuk mengorek kuliner Betawi di penjuru Jakarta.

Buku yang ditulis oleh para pecinta kuliner yang tergabung dalam Tim JalanSutra ini mencoba menghadirkan jenis-jenis makanan yang memang sudah dikenal oleh masyarakat sampai dengan makanan yang sudah jarang ditemui. Seperti nasi Uduk Kebon Kacang yang sudah melegenda, tinggal pilih saja mau nasi uduknya Zainal Fanani, Nasi uduk Babe Saman, nasi uduk Puas Hati atau yang lain tinggal pilih sesuai selera. Semuanya itu terletak di Jl.kebon Kacang. Tak cuma deskripsinya saja yang bisa kita lihat, harga dan jam beroperasinya pun bisa kita ketahui di dalam buku mungil ini.

Ternyata tak hanya di kawasan Kebon Kacang saja, bagi Anda yang berada di kawasan Rawa Belong nasi uduk pun tersedia di tempat ini. Yak, Nasi uduk Bang Udin yang patut diacungi jempol.

Anda sangat menyukai makanan yang berkuah, dalam buku ini juga banyak sekali yang merekomendasikan tempat-tempat yang menjual soto ataupun sop yang bikin liur menetes. Seperti Soto Tangkar Pak Amat yang terletak di Tanah Tinggi, Sop Daging RM.Berkah yang terletak di Jl.Jeruk Purut Pasar Minggu. Atau bisa juga mencoba Soto Jakarta Bang Madun yang berada di kawasan Pasar Buah Kebayoran Baru.

Buku setebal 95 halaman ini tak hanya berisi deskripsi setiap makanan dan letaknya tapi juga berisi foto-foto makanan yang cantik yang dapat menambah imajinasi Anda. Hmmm.. kalau masih merasa kurang dengan menu nasi uduk dan berbagai jenis soto dan sop, di halaman 87 bisa Anda temukan review Warung Pok Encum yang menyediakan berbagai jenis masakan khas Betawi dengan setting ramesan.

Unsur budaya Arab yang menyusup dalam kuliner Betawi bisa dilacak dari aneka sajian daging kambing. Ada Nasi Kebuli Bang Madjid yang terletak di kawasan Condet. Atau mungkin Anda bisa menikmati gorengan kambing Bp.H Ibrahim di kawasan Pejompongan sebagai menu sarapan Anda.

Makan ketupat plus sayur Babanci yang sudah jarang terdengar ini masih bisa Anda temukan di daerah Bekasi tepatnya di Waroeng Mpok Minoel. Mungkin bagi Anda yang pernah mendengar tentang gabus pucung tapi belum pernah mencoba rasanya, sangat pas jika Anda mengunjungi RM.H.Nasun yang berada di daerah Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.

Kue-kue dan jajanan khas Betawi yang mulai jarang ditemui kini dapat Anda temukan  didalam buku mungil ini. Seperti kue rangi, ketan tetel, roti buaya, bencok atau sambel goreng pengantin, es selendang mayang, bahkan sampai dengan minuman khas Betawi yaitu bir pletok.

Nah, kalau Anda ingin mengenal lebih dekat kuliner asli Betawi, buku mungil ini bisa dipakai jadi panduan untuk masuk keluar kampung cari yang enak mengelus lidah!

Kuliner 'Betawi Ngga Ade Matinye'
Tim Jalansutra
PT.Prima Infosarana Media
Tersedia di toko buku Gramedia
Rp 29.800,00



(eka/Odi)