Chef Willgoz berkreasi dengan hidangan kari Jepang. Di restoran ini, ia meluncurkan dua menu baru dengan cita rasa gurih pekat yang nikmat.
Go! Go! CURRY! menggandeng Chef William Gozali atau yang akrab disapa Willgoz. Mereka merilis dua menu baru berkonsep Kanazawa Curry, kari Jepang autentik yang berpadu sentuhan eksploratif.
"Kita pengin bikin orang penasaran, gimana sih rasanya Go! Go! CURRY! ketika dipadukan dengan kreasinya Chef Willgoz. Tapi kita juga pengin ceritain kalau kari ini benar-benar enak," ungkap Sarah, Marketing General Manager F&B ID, dalam konferensi pers di Gandaria City (16/9).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karakter bumbu kari yang kuat, kental, dan pekat tersebut didapatkan dari proses masak yang mendetail. Bahkan melalui 55 tahapan selama berjam-jam.
Chef Willgoz sendiri mengaku sangat terkesan dengan karakter rasa kari khas gerai ini sejak awal pertemuannya di Jepang.
Chef Willgoz (tengah) berkreasi menciptakan 2 menu kari di Go! Go! CURRY! Foto: Beta Lukitasari Wijaya/detikFood |
"Yang memberikan memori lebih dalam dan mengingatkan aku akan kari Jepang adalah Go! Go! CURRY! itu sendiri. Karinya punya rasa daging yang sama enaknya dengan bumbu rempahnya," jelas Willgoz.
Kekaguman ini kemudian ia tuangkan dalam kreasi menu pertama, yaitu Mapo Tofu Curry Rice.
Hidangan ini memadukan tahu sutra yang sangat lembut, daging ayam cincang, ayam katsu yang renyah, dan saus cabai pekat.
Terkait proses pengembangannya, Willgoz menambahkan, "Tweak yang aku lakukan tidak begitu banyak, aku hanya menambahkan sedikit elemen Chinese ke dalam hidangan karinya agar karakter Kanazawa karinya juga tidak hilang."
Mapo Tofu Curry Rice yang memadukan lembutnya tahu sutra dengan saus kari dan chicken katsu. Foto: Beta Lukitasari Wijaya/detikFood |
Menu inovatif kedua yang tidak kalah menggugah selera adalah Grilled Chicken Curry Noodle.
Sajian ini menghadirkan pengalaman menyeruput mi kenyal yang bersanding harmonis dengan kuah kari pekat, potongan ayam panggang, dan telur setengah matang.
Kuah kari pada hidangan mi ini sengaja diracik sedikit lebih cair agar nyaman dinikmati. Untuk mendapatkan sajian mi kari yang prima layaknya kualitas restoran, ketepatan merebus mi sangatlah krusial.
Helaian mi hanya boleh dimasukkan ketika air sudah benar-benar mendidih agar tingkat kematangannya merata.
Jika air rebusan kurang panas, kandungan tepung pada mi tidak akan matang dengan sempurna sehingga tekstur akhirnya menjadi benyek.
Durasi perebusan ini cukup dilakukan secara singkat selama 45 detik saja. Selanjutnya, demi menjaga agar mi tidak saling menempel akibat pelepasan gluten, air rebusan sebaiknya hanya digunakan maksimal dua kali proses memasak.
Kedua sajian istimewa ini tidak hanya memanjakan lidah lewat eksplorasi rasa yang berani, tetapi juga menawarkan kepuasan secara porsi.
Chef Willgoz dan tim Go! Go! CURRY! dalam konferensi pers di Gandaria City (16/9). Foto: Beta Lukitasari Wijaya/detikFood |
Willgoz bahkan menyebut kolaborasi ini sebagai hidangan dengan porsi pondasi yang dijamin mampu mengenyangkan perut para pekerja keras.
"Porsinya pondasi banget. Memang cost-nya lumayan tinggi karena bumbu karinya diimpor langsung dari Jepang, tapi kami jamin ukurannya sangat besar dan proteinnya melimpah," pungkas Willgoz.
Menu eksklusif ini dapat dinikmati di Go! Go! CURRY!. Harganya sekitar Rp85 ribu per porsi. Namun, ada juga paket berisi 2 menu dengan harga lebih murah.
(adr/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN