Kolaborasi dengan The Little Prince, gerai teh artisan ini mengeluarkan varian matcha. Ada perpaduan matcha dengan lime cheese hingga jasmine tea.
Tren konsumsi matcha kini semakin populer dan tidak hanya dinikmati sebagai minuman sesekali. Banyak orang menjadikannya bagian dari rutinitas maupun rileksasi.
Karenanya, banyak gerai teh yang terus mengembangkan varian menu-menunya, seperti merek teh artisan CHAGEE.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kali ini, merek teh kekinian asal China itu memperkenalkan Matcha Series yang berkolaborasi dengan karakter ikonik dari kisah klasik The Little Prince, karya penulis asal Prancis, Antoine de Saint-Exupéry di 1943.
Rangkaian minuman ini resmi tersedia di seluruh Indonesia mulai 4 September 2026. Mengusung matcha sebagai bahan utama, CHAGEE ingin menghadirkan pengalaman menikmati teh yang lebih sederhana, autentik, dan tenang di tengah kesibukan sehari-hari.
CHAGEE matcha series Foto: detikcom/Riska Fitria |
Melalui Matcha Series, CHAGEE menggunakan matcha berkualitas tinggi yang diproses dengan perhatian pada setiap tahapnya. Mulai dari pemilihan daun teh hingga proses penyajiannya dilakukan untuk mempertahankan karakter alami matcha.
Daun teh yang digunakan berasal dari petikan pertama pada musim semi ketika daunnya masih muda dan lembut. Sebelum dipanen, daun teh tersebut dibiarkan tumbuh dalam kondisi teduh selama lebih dari 20 hari.
Proses tersebut membuat daun menerima lebih sedikit paparan sinar matahari sehingga pertumbuhannya berlangsung lebih perlahan. Hasilnya, warna daun menjadi lebih pekat dan menghasilkan cita rasa yang lebih kaya sekaligus lembut.
Setelah dipetik, daun teh kemudian digiling hingga menjadi bubuk yang sangat halus dengan tingkat kehalusan mencapai 1.000 mesh. Proses ini menghasilkan tekstur matcha yang lembut tanpa sensasi kasar atau menggumpal ketika diminum, sehingga nayaman di tenggorokan.
Salah satu menu yang menjadi unggulan dalam seri ini adalah Lime Cheese Matcha Latte. Minuman tersebut tersedia dalam waktu terbatas dan memadukan matcha lembut dengan aroma segar jeruk nipis serta cheese yang creamy.
CHAGEE matcha series Foto: CHAGEE |
Perpaduan tersebut menghasilkan rasa yang kaya tetapi tetap memberikan sensasi segar. Bagi yang ingin rasa lebih creamy, tersedia pilihan Cheese Cap berupa lapisan cheese lembut di bagian atas minuman.
Menurut Adinda Yozari, General Manager CHAGEE Indonesia, konsep minuman ini tetap menempatkan matcha sebagai karakter utama. Sentuhan lime dan cheese hanya menjadi pelengkap untuk memberikan pengalaman baru bagi pencinta matcha.
"Kami memulai dari matcha itu sendiri dan memberikan perhatian yang layak agar karakter aslinya benar-benar terasa dalam setiap cangkir," ujar Adinda Yozari.
Kolaborasi CHAGEE dengan The Little Prince juga bukan sekadar menghadirkan karakter pada kemasan. Kolaborasi ini mengangkat pesan tentang kepolosan, persahabatan, serta pentingnya menghargai hal-hal sederhana yang menjadi inti cerita dari The Little Prince.
CHAGEE berkolaborasi dengan The Little Prince Foto: detikcom/Riska Fitria |
Semangat tersebut kemudian diterapkan dalam kampanye Matcha Series melalui desain gerai, kemasan cangkir, hingga merchandise khusus. Visualnya membawa elemen dunia penuh bintang, perjalanan, dan momen kecil yang terinspirasi dari kisah The Little Prince.
Selain varian Lime Cheese, ada beberapa varian lainnya. Seperti Signature Matcha Latte yang lebih lembut dan creamy hingga varian Jasmine Matcha Pure Tea dengan aroma floral.
Jika ingin cita rasa yang lebih kaya dan indulgent dengan tekstur berlapis bisa pesan Chocolate Cookie Matcha Frappe.




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN