Susu kental manis telah menjadi bagian dari keseharian keluarga Indonesia sejak hampir seabad lalu, pertama kali diproduksi di dunia pada 1871 dan diperkenalkan di Indonesia pada 1922 oleh Frisian Flag. Kepercayaan keluarga terhadap susu kental manis Frisian Flag telah dibangun turun temurun dari generasi ke generasi, menjadikannya salah satu produk yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia.
Susu kental manis merupakan inovasi lama yang diciptakan untuk mengatasi masalah susu segar yang mudah basi di abad ke-19. Penemunya, Gail Borden, menemukan metode mengurangi kadar air susu dengan pemanasan tekanan rendah dan menambahkan gula sebagai pengawet alami, sehingga susu bisa lebih awet.
Kini, susu kental manis Frisian Flag diproduksi dengan bahan dasar susu sapi menggunakan teknologi proses modern serta sistem jaminan mutu dan keamanan pangan. Produk ini mengandung zat gizi makro (protein, karbohidrat, dan lemak) serta fortifikasi zat gizi mikro (multi vitamin dan mineral) sebagai komitmen untuk mendukung pemenuhan gizi keluarga Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, masih ada mitos yang beredar bahwa susu kental manis tidak bergizi atau hanya sekadar pemanis. Faktanya, susu kental manis mengandung gizi makro, vitamin, dan mineral yang dapat menjadi sumber energi untuk menghadapi padatnya kegiatan sepanjang hari.
Susu kental manis Frisian Flag aman dikonsumsi sesuai dengan saran penyajian pada label kemasan produk, diimbangi dengan menu gizi seimbang dan aktivitas fisik teratur. Dengan takaran saji yang tepat, satu kaleng susu kental manis Frisian Flag dapat dibuat menjadi 9 gelas minuman lezat dan bergizi untuk keluarga.

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN