Pemilik kedai nasi goreng beragama Kristen mengurus sertifikasi halal. Ada juga berita restoran Indonesia tertua di Hong Kong tutup sampai nikmatnya ketupat ayam kluwek di Jakarta.
Kedai nasi goreng milik seseorang beragama Kristen ini tengah mencuri perhatian usai sang pemilik membagikan pengalamannya mengurus sertifikat halal resmi.
Salah satu restoran Indonesia di Hong Kong dikabarkan resmi berhenti beroperasi. Kabar ini membuat banyak orang terkejut dan sedih karena restoran tersebut sudah berdiri sejak 1968.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Cipete ada ketupat campur dengan cita rasa masakan rumahan yang menarik dicoba. Uniknya ketupat di sini bisa dinikmati dengan ayam kluwek nikmat.
1. Pemilik kedai nasgor beragama Kristen urus sertifikat halal
(Gambar hanya ilustrasi) Pemilik kedai nasi goreng urus sertifikasi halal di restorannya. Foto: Gofood/Grabfood/iStock |
Di Indonesia, sertifikat halal menjadi salah satu hal penting untuk diurus oleh sebuah usaha kuliner. Pasalnya, mayoritas penduduknya beragama Muslim, sehingga kehadiran sertifikat halal membuat para muslim merasa aman saat bersantap.
Seorang pemilik kedai yang beragama Kristen ini pun tengah mencuri perhatian usai membagikan pengalamannya mengurus sertifikat halal.
Ia menegaskan tidak perlu berpura-pura menjadi Muslim demi mendapatkan sertifikat halal. Ia bercerita hanya perlu mengurusnya ke Kementerian agama.
Beberapa hal diperiksa, termasuk peralatan makan yang harus dipastikan tidak digunakan untuk makanan atau minuman non halal. Rantai pasok bahan baku juga dicek, hingga pemotongan ayam, air galon isi ulang, dan sumber es batu.
Baca Juga : Viral! Kisah Pemilik Kedai Nasgor Beragama Kristen Urus Sertifikat Halal
2. Restoran Indonesia tertua di Hong Kong tutup
Restoran Indonesia tertua di Hong Kong tutup permanen. Foto: Instagram @ir1968 |
Kabar menyedihkan datang dari restoran Indonesia tertua di Hong Kong. Indonesian Restaurant 1968 resmi tutup setelah 58 tahun beroperasi.
Restoran tersebut dibangun sebagai usaha kuliner keluarga oleh pasangan asal Indonesia, Chang Chian Lo dan Lee Thau Chen yang membawa kuliner Asia Tenggara ke Hong Kong.
Usaha tersebut memang sempat berhenti saat wabah SARS melanda di tahun 2003, tetapi berhasil bertahan berkat dukungan tiga putra mereka.
Namun kini, usai 58 tahun beroperasi, pemiliknya mengambil keputusan sulit untuk menutup restoran permanen. Mereka menyebut kondisi lingkungan usaha saat ini membuat mereka tidak lagi bisa melanjutkan operasional.
Baca Juga : Sedih! Restoran Indonesia Tertua di Hong Kong Tutup usai 58 Tahun Beroperasi
3. Nikmatnya ketupat campur ayam kluwek di Cipete
Ketupat Campur Oma Frieda: Sedapnya Ketupat pakai Ayam Kluwek dari Resep 90 Tahun Foto: Tim detikFood |
Di Cipete ada tempat makan ketupat campur yang menarik dicoba. Hidangan ini dibuat dari resep keluarga sejak 1935.
Resep tersebut kemudian dijaga oleh Oma Frieda sampai setelah menikah dan berkeluarga. Kini, resepnya diwariskan kepada anak cucu yang menghadirkan racikan ketupat campur keluarga versi restoran.
Uniknya ketupat di sini bisa dipilih berdasarkan jumlah lauk pelengkapnya. Ada yang dua sayur dan satu protein hingga paket lengkap ketupat/nasi campur Oma Frieda.
Lauknya juga variatif, bisa dilengkapi daging osek, lodeh tempe bakar, sambal kentang ati, bahkan ayam kluwek.
Salah satu yang paling menarik adalah ayam kluwek yang dagingnya lembut, bumbunya gurih tipis, dengan sentuhan aroma gurih khas kluwek.
Di sini juga tersedia bolen pisang yang yang menjadi pilihan pas sebagai menu penutup.
Baca Juga : Ketupat Campur Oma Frieda: Sedapnya Ketupat pakai Ayam Kluwek dari Resep 90 Tahun
Simak Video "Video: 3 Rekomendasi Restoran Indonesia di Berlin"
[Gambas:Video 20detik] (Tim detikFood/Tim detikFood)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN