Pencipta nasi Jinggo khas Bali dikabarkan tutup usia. Ada pula rekomendasi ayam goreng satu ekor hingga restoran legendaris 40 tahun di Jakarta.
Men Jinggo, sosok pencipta nasi jinggo khas Bali, meninggal dunia di usia senja. Namanya dikenal lewat kuliner nasi bungkus kecil yang legendaris sejak 1970-an.
Ayam goreng satu ekor jadi pilihan favorit buat makan rame-rame di Jakarta. Racikannya yang juicy gurih dimakan dengan sambal dan kremesan bikin rasanya makin nagih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warung tenda legendaris di Jakarta tetap eksis meski sudah puluhan tahun berdiri. Cita rasa khas dan pelanggan setia jadi kunci mereka bisa bertahan hingga lebih dari 40 tahun.
Berikut ini tiga berita terpopuler detikFood yang menarik perhatian pembaca kemarin (10/5):
1. Pencipta Nasi Jinggo Bali Meninggal Dunia
Men Jinggo tutup usia Foto: Instagram |
Men Jinggo, pencipta nasi jinggo khas Bali, meninggal dunia pada 9 Mei 2026. Kabar duka ini disampaikan keluarga dan rekan chef lewat media sosial.
Nasi jinggo dikenal sebagai nasi bungkus kecil khas Bali yang populer sejak era 1970-an. Men Jinggo dulu menjualnya di kawasan Pelabuhan Sanggaran.
Nama 'Jinggo' diambil dari panggilan anaknya, Jenggo, yang terinspirasi film Django. Kini nasi jinggo jadi kuliner legendaris yang mudah ditemui di Bali.
2. Rekomendasi Ayam Goreng 1 Ekor
Ayam Goreng Seekor Foto: Site Culinary/Visual |
Ayam goreng satu ekor jadi menu andalan buat makan ramai-ramai di Jakarta. Pilihannya beragam, dari ayam kampung hingga kremesan legendaris.
Beberapa tempat populer di antaranya Ayam Goreng H. Mardun, Berkah Rachmat, hingga Mbok Berek Ny. Umi. Racikan bumbunya gurih dan terkenal empuk sejak puluhan tahun lalu.
Harga ayam goreng satu ekor dibanderol mulai Rp 80 ribuan hingga Rp 138 ribu. Cocok disantap ramai-ramai dengan sambal, lalapan, dan nasi hangat.
3. Warung Tenda yang Eksis Lebih dari 40 Tahun
Warung tenda legendaris di Jakarta masih jadi incaran pencinta kuliner kaki lima. Racikan khas dan harga terjangkau bikin tempat ini bertahan lebih dari 40 tahun.
Beberapa yang terkenal antara lain warung seafood, nasi goreng, hingga roti bakar kaki lima. Meski sederhana, cita rasanya konsisten dan punya banyak pelanggan setia.
Kuliner tenda ini tersebar di kawasan Blok M, Fatmawati, hingga Pecenongan. Banyak yang tetap ramai karena buka sampai larut malam dengan menu legendaris.
Simak Video "Video: Melihat Generasi Muda Bertarung Kemahiran Membuat Lawar Bali"
[Gambas:Video 20detik] (raf/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN