Restoran August Jakarta yang masuk daftar 50 restoran terbaik di Asia 2026 memiliki konsep menarik. Disebut konsepnya 'all around' yang memberikan pengalaman makan terbaik ke tamu.
Asia's 50 Best Restaurant merupakan penghargaan bergengsi untuk bisnis restoran di Asia. Tahun ini, August Restaurant Jakarta kembali masuk ke dalam daftarnya dengan menduduki peringkat ke-42.
Kemenangan tersebut tidak luput dari apa yang selama ini ditawarkan oleh August Restaurant. Sejak berdiri tahun 2021, restoran fine dining kontemporer ini berkomitmen menawarkan suatu 'dining journey' kepada para tamu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada dasarnya August Restaurant menawarkan konsep 'all around' di mana mereka bisa memberikan pengalaman terbaik dan konsisten ke tamu untuk waktu yang berkelanjutan.
"Mungkin banyak restoran konsep di luar sana yang mengedepankan desain, mengedepankan makanan, atau mengedepankan faktor lain. Tapi kita dari awal memang selalu berkomitmen bahwa journey-nya ini jadi satu," jelas Budi Cahyadi selaku Managing Partner dari August Restaurant dalam wawancara eksklusif bersama detikFood (9/4).
Dalam artian, August Restaurant benar-benar memperhatikan segala aspek demi memuaskan tamu. Mulai dari makanan yang rasanya harus enak hingga pelayanan dan hospitality yang juga harus bagus.
"Supaya tamu itu bisa enjoy (menikmati) dari awal sampai akhir dan dengan komitmen itu yang kita terus menerus perbaiki dari hari ke hari," lanjut Budi.
Terlepas dari makanan enak dan pelayanan ramah, restoran pemenang penghargaan ini juga memasukkan unsur 'thoughtfulness' (perhatian) ke dalamnya.
August Restaurant mengedepankan unsur 'thoughtfulness' atau perhatian kepada para tamu. Foto: PRADITA UTAMA |
Dari sisi chef Hans, selaku Chef dan Co-Founder dari August, dirinya mengaplikasikan 'thoughtfulness' ke dalam sebuah hidangan dengan cara menonjolkan aneka rempah khas Indonesia.
August Restaurant memang dikenal menyajikan makanan yang mengutamakan bahan lokal. Bentuknya variatif, sesuai dengan preferensi chef Hans sendiri.
"Ini sangat personal. Jadi misalnya saya suka suatu masakan yang saya makan 5 tahun lalu atau saat saya kecil. Dan saya mau recreate dish (membuat kembali makanan) itu lewat intepretasinya saya, bisa," jelas chef Hans.
Selain dalam bentuk makanan tradisional, chef Hans juga suka menggabungkan rempah Indonesia untuk dijadikan makanan lain yang tidak terikat dengan makanan tradisional.
"Misalnya kecombrang, belimbing wuluh, atau daun jeruk. Yang saya mau buat itu jadi hidangan baru yang tidak terikat sama makanan tradisional juga bisa. Tapi intinya itu revolve (berkisar) di sekitar komitmen untuk meng-highlight spices (rempah) Indonesia," ujarnya.
Kurang lebih 50-60% bahan baku yang digunakan oleh August Restaurant berasal dari 'artisan' atau pemasok lokal. Beberapa pemasok besar, tetapi restoran ini juga tidak menolak pemasok yang kecil.
"Beberapa besar, beberapa kecil. Mereka cuman punya kebun yang mungkin numbuhin jagung sama tomat. Ada juga yang cuma numbuhin jamur. Tapi kita mau tetap coba highlight mereka," jelas chef Hans.
Restoran August menawarkan pengalaman makan unik. Suasana restorannya juga dibuat nyaman dan homey. Foto: Detikcom / Atiqa Rana |
Restoran di kawasan SCBD ini juga biasa menggunakan keju Mazaraat asli Yogyakarta serta telur organik dari peternak di Bogor. Bahan-bahan lokal tersebut lalu diolah dalam berbagai hidangan yang nantinya disajikan ke pada tamu.
Menu August Restaurant terdiri dari 2 jenis tasting menu, yaitu Short Menu seharga Rp 1.500.000++ yang terdiri dari 14 course atau hidangan. Satu lagi adalah Signature Menu seharga Rp 1.700.000++ yang terdiri dari 16 course atau hidangan. Menu disusun oleh chef dengan memperhatikan paduan rasa, tekstur, dan juga penampilan.
Tak sekadar menu dan pelayanan jempolan, restoran peraih peringkat 42 Asia's 50 Best Restaurants ini juga menawarkan suasana yang homey, sehingga tamu merasa lebih nyaman ketika menikmati makanan di restoran ini. Semua makanan juga akan disajikan saat tamu berada di meja agar semua menikmati makanan dalam kondisi terbaik.
(aqr/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN