Diaspora Indonesia banyak mencoba peruntungan dengan membuka usaha kuliner di luar negeri. Seperti pria satu ini, yang sukses membuka kafe matcha di Sydney.
Biasanya diaspora Indonesia yang tinggal di luar negeri kerap membuka usaha kuliner dengan sajian khas Nusantara. Seperti restoran Padang, minimarket Indonesia, hingga rumah makan dengan konsep warteg seperti yang ada di Jepang.
Namun, hal berbeda dicoba oleh Wilbert, diaspora Indonesia yang saat ini tinggal di Sydney, Australia. Ia bersama rekan-rekannya mendirikan kafe matcha.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adalah San Java 2.0 yang berlokasi di Surry Hills, Sydney, Australia. Kafe ini berkonsep minimalis dan berlokasi di pinggir jalan.
Meski konsepnya minimalis dan street cafe, San Java 2.0 ini sangat serius menghadirkan pilihan menu matcha yang disajikan.
"Kami fokus pada experience minum matcha yang authentic-semua matcha di-whisk langsung, bukan premix," ungkap Wilbert Tan kepada detikFood (4/4/2026).
Diketahui juga kalau nama kafe ini merupakan perpaduan dua unsur negara. San merepresentasikan Jepang, memiliki filosofi yang mencerminkan rasa menghargai dan kualitas, sementara Java untuk menggambarkan Indonesia.
San Java 2.0, kafe matcha di Sydney, Australia, milik diaspora Indonesia Foto: Instgram/@sanjava2.0 |
Menu matcha di sini terasa autentik, karena menggunakan matcha asli Jepang. Namun, racikannya spesial karena mereka 'blend' sendiri.
"Kami menggunakan beberapa bubuk matcha yang di campur sendiri. Blend kami terdiri dari premium matcha dan ceremonial-grade pilihan, untuk menjaga balance antara rasa umami, smoothness, dan warna," jelas Wilbert.
"Kami juga memastikan semua matcha diolah dengan teknik whisking tradisional supaya rasa dan teksturnya tetap optimal," tambahnya.
Berbagai menu ditawarkan yang fokusnya memang pada matcha-based drinks. Paling populer adalah sajian Matcha Latte, Strawberry Matcha, Matchamisu, dan Bana Pudding Matcha. Untuk takaran gula bisa disesuaikan selera pelanggan.
Sajian matcha di San Java 2.0 memang tampak menggugah selera. Warna hijaunya pekat yang ketika dipadukan dengan bahan lain justru tambah mempercantik tampilan.
San Java 2.0, kafe matcha di Sydney, Australia, milik diaspora Indonesia Foto: Instgram/@sanjava2.0 |
Usaha kafe yang didirikan oleh Wilbert ini memang baru berjalan sekitar 3 bulan, tapi langsung menyita perhatian warga lokal. Ramainya kafe ini tak pernah surut setiap harinya, tak jarang pengunjung harus rela antre untuk bisa mencicipi matcha di sini.
San Java 2.0 juga semakin dikenal, karena Wilbert aktif membuat konten Reels di Instagram. Isi kontennya juga beragam, mulai dari bagaimana mereka membuat konten bekerja dari hari pertama hingga ke-98 saat menyajikan matcha.
(yms/sob)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN