Budaya hawker atau pusat kuliner di Singapura menarik untuk dicoba. Apalagi sebagai destinasi sarapan dengan menu roti panggang dan teh susu ala kopitiam.
Budaya hawker atau pusat kuliner begitu mendarah daging di Singapura. Beberapa pedagang kaki lima skala UMKM diberi area khusus untuk berjualan di sana, terutama pilihan makanan dan minuman.
Hampir setiap hari, warga Singapura mengandalkan hawker centre tersebut. Pilihan menu variatif, harga yang terjangkau, serta cita rasa 'comforting' khas masakan rumahan bisa didapatkan di sini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika menyambangi Singapura, tim detikFood menjajal hawker di dekat MRT Lavender. Kami sarapan dengan menu lokal ikonik seperti kaya toast hingga teh susu.
Detail Informasi | |
| Nama Tempat Makan | Koufu |
| Alamat | 70 Jellicoe Road, Singapura |
| No Telp | +6565060161 |
| Jam Operasional | Setiap hari, 07.00 - 22.00 waktu Singapura |
| Estimasi Harga | 1,50 SGD - 30,00 SGD |
| Tipe Kuliner | Kopitiam |
| Fasilitas |
|
Sejak pagi hari, banyak warga lokal Singapura sudah memenuhi hawker untuk sarapan. Foto: Tim detikFood |
Hawker Jadi Incaran saat Sarapan
Tiba di hawker sekitar pukul 10.00 pagi waktu Singapura, ternyata kawasan ini sudah ramai pengunjung. Baik wisatawan yang baru tiba maupun warga setempat yang menikmati sarapannya membuat hawker ini cukup penuh.
Saat kami tiba, terlihat tinggal beberapa meja saja yang kosong. Di hawker yang berada dekat MRT Lavender ini tersedia sekitar 10 pilihan kedai makanan.
Kami menyambangi kedai bernama Koufu. Kedai ini menawarkan menu sarapan ringan seperti roti panggang, teh, dan kopi.
Harganya pun murah, mulai dari 1.00 Dolar Singapura atau Rp 13.000an sudah bisa memesan makanan di sini. Sementara untuk menu paket bisa lebih murah, mulai dari 3.50 Dolar Singapura atau Rp 46.000an sudah bisa dapat roti, telur, dan minum.
Ada kopitiam dekat stasiun MRt Lavender, bernama Koufu, yang menawarkan kaya toast dengan roti variatif. Foto: Tim detikFood |
Pilihan Roti Variatif
Roti panggang yang identik dengan sarapan di Singapura adalah kaya toast. Roti panggang dengan selai kaya homemade seolah memiliki tempat sendiri di lidah penikmatnya.
Ada tiga jenis roti yang ditawarkan di sini, yaitu roti tawar, roti bun, dan french loaf atau yang mirip baguette. Kami memesan roti tawar original atau toast dan french loaf.
Sebenarnya tekstur keduanya tak berbeda jauh. Hanya saja untuk french loaf bagian kulit luarnya terasa lebih garing.
Sementara untuk selai kayanya bukan jenis yang kental pekat. Teksturnya masih agak cair serta rasa manisnya yang ringan. Ditambah dengan mentega, perpaduan sedikit manis dan gurih nyaman untuk dinikmati saat sarapan.
Selain roti, sarapan di kopitiam Singapura ini juga dilengkapi menu telur rebus setengah matang. Telur yang digunakan berasal dari ayam petelur lokal.
Telur akan diberikan dalam bentuk utuh dan belum dipecah. Caranya cukup memecahkan dua butir telur (untuk satu porsi) ke dalam piring yang telah disediakan.
Bisa juga menambahkan kecap asin dan merica putih yang disediakan untuk menambah rasa serta mengurangi aroma amisnya. Telur rebus kemudian bisa dinikmati dengan dicocol roti panggang.
Namun bagi penyuka telur rebus setengah matang juga tak ada salahnya menyantap hanya telurnya saja. Kunci untuk mengatur aroma amisnya berada pada penambahan kecap asin dan mericanya saja.
Ada paket lengkap yang sudah komplet dengan roti, telur rebus, dan minuman. Foto: Tim detikFood |
Racikan Teh Susu yang Khas
Belum lengkap rasanya jika ke Singapura tak mencoba teh susunya. Namun ada sedikit perbedaan penyebutan untuk menu teh di Singapura.
Istilah teh sendiri digunakan untuk teh yang ditambahkan kental manis. Ada juga Teh C yang diracik dengan tambahan gula dan kental manis. Kedua menu ini bisa dipesan baik dalam sajian panas atau es.
Untuk menu Iced Tea atau es teh rasa tehnya masih dominan dengan sedikit manis gurih dari kental manis. Sementara untuk teh c rasanya lebih manis sebab diberi tambahan gula pasir, tetapi ada sentuhan gurih creamy dari kental manis dan susu evaporasi yang juga ditambahkan.
Simak Video "Kopitiam Gaya Medan Sajikan Sarapan Tradisional Murah Meriah"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN