ADVERTISEMENT

Berita Terpopuler

Ramen Instan Babi Berlogo Halal dan Bahan Pembuatan Kopi Bisa Jadi Tak Halal

Tim detikFood - detikFood
Jumat, 23 Sep 2022 09:30 WIB
Ramen babi berlogo halal
Foto: Techarps
Jakarta -

Heboh soal ramen instan mengandung babi tapi berlogo halal. Ada pula bahan-bahan pada kopi yang bisa jadi tidak halal.

Ramen merupakan hidangan mie khas Jepang yang disajikan dengan kuah. Salah satu jenis kuah yang umum dipakai pada ramen adalah tonkotsu. Kuah itu terbuat dari tulang sumsum babi. Namun anehnya, ada ramen instan kuah tonkotsu yang berlogo halal.

Starbucks dikenal dengan harga kopinya yang relatif tinggi. Satu gelas kopi saja bisa mencapai Rp 70.000. Namun, baru-baru ini Starbucks merambah produk minuman siap minum (ready to drink). Minuman tersebut dalam kemasan kaleng dan dibanderol dengan harga relatif terjangkau.

Kopi merupakan minuman yang terbuat dari biji tanaman. Tanamannya halal, tentu hukum minum kopi pun halal. Namun, ada bahan-bahan tambahan yang bisa membuat kopi jadi tak halal. Dan hal ini harus diwaspadai.

Berikut tiga berita terpopuler detikFood yang menarik perhatian pembaca kemarin (22/09/22).

1. Ramen Mengandung Babi Berlogo Halal

Ramen babi berlogo halalRamen babi berlogo halal Foto: Techarps

Di Malaysia sempat heboh unggahan tentang produk ramen instan yang membuat banyak kebingungan. Ramen itu disebut vegan tapi mengandung babi.

Anehnya lagi, ramen instan itu terdapat logo halal pada kemasannya. Namun ternyata, ada beberapa kekeliruan. Pertama, ramen itu vegan karena hanya menggunakan perisa kaldu babi.

Jadi, ramen tersebut tidak benar-benar mengandung babi. Mengenai label halal, rupanya produk tersebut menggunakan logo halal secara ilegal.

Baca Juga: Heboh Ramen Instan Babi Berlogo Halal, Ini Faktanya!

2. Starbucks Kalengan Siap Minum

Starbucks Kalengan Versi BPJS Lagi Viral, Begini RasanyaStarbucks Kalengan Versi BPJS Lagi Viral, Begini Rasanya Foto: Andi Annisa DR/detikfood


Starbucks kaleng siap minum ini dapat dibeli di Alfamart dengan harga Rp 15.000. Ada dua varian, yakni Doubleshot Espresso rasa Espresso Latte dan Mocha.

Menurut aktivis brand Arto Biantoro, munculnya produk Starbucks kalengan ini menjadi langkah untuk memperluas pasar, sekaligus demi memperkuat ekuitas brand Starbucks.

"Jadi Starbucks mungkin di bayangan saya ingin merambah dari premium market sampai ke market yang ada di bawahnya. Dan itu sebenarnya sah-sah saja,". ujar Arto.

Baca Juga: Starbucks Jual Kopi Kalengan VersiBPJS, Ini Kata Pakar Brand Lokal



Simak Video "Kenapa Starbucks Kalengan Harganya Jauh Lebih Murah?"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT