Laris Manis! Penjual Sate Klopo Dinoyo Bisa Raup Omzet Rp 3,6 Juta/Hari

ADVERTISEMENT

Laris Manis! Penjual Sate Klopo Dinoyo Bisa Raup Omzet Rp 3,6 Juta/Hari

Praditya Fauzi Rahman - detikFood
Sabtu, 16 Apr 2022 11:30 WIB
Sate Klopo Dinoyo
Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim
Jakarta -

Sate klopo adalah kuliner khas Surabaya yang punya banyak penggemar. Racikan sate dengan bumbu kelapa ini terasa empuk manis. Penjualnya ternyata juga bisa raup untung 'manis'!

Sate klopo banyak dijajakan di kota pahlawan. Salah satu yang terkenal adalah penjualnya yang berada di kawasan Jalan Dinoyo Surabaya. Di sini terdapat sekitar 5 penjual sate klopo.

Namun ada seorang penjual terkenal yang legendaris karena sudah berjualan selama 20 tahun. Namanya Misnah, wanita asal Sampang, Madura yang kini menetap di Jalan Upa Jiwa, Surabaya.

Setiap hari Misnah menjajakan sate klopo sejak pukul 07.00 WIB sampai habis. Misnah mengatakan dagangannya kerap ludes diburu pembeli.

Sate Klopo DinoyoSate Klopo Dinoyo Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim

Dalam berjualan sate ini, Misnah mengaku kerap meraup omzet hingga jutaan rupiah. Saat sebelum Ramadan, dagangan Misnah ramai diburu para pelancong dan pesepeda untuk sarapan pagi di akhir pekan.

"Omzetnya kalau Minggu bisa sampai Rp 3,6 juta, kalau Sabtu Rp 3,3 juta, tapi kalau hari biasa setengahnya aja, sekitar Rp 1,5 juta," kata Misnah kepada detikJatim, Rabu (15/4/2022).

Baca Juga: Sate Klopo Bu Asih: Empuk Gurih Sate Sapi Klopo yang Legendaris

Tak seperti sate pada umumnya, sate klopo merupakan sate yang dibalur dengan parutan kelapa. Sebelum dibalur ke daging ayam hingga sapi, parutan kelapa ini dibumbu dengan sejumlah rempah terlebih dahulu.

Sate Klopo DinoyoSate Klopo Dinoyo Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim

Daging beserta kelapa parut ini dibakar di atas arang panas. Aroma rempah dan asap dari pembakaran sate ini sukses bikin perut keroncongan.

Setiap harinya, Misnah kerap membeli daging ayam dan sapi hingga ratusan ribu rupiah. Begitu pula dengan bumbu pelengkap lainnya.

"Pokoknya setiap hari saya beli 5 kilogram daging sapi, 6 kilogram lemak, ayam 2 kilogram, kelapa Rp 50.000, sekali beli daging sekitar Rp 600.000. Kalau Minggu, ayamnya dikit, cuma 2 kilogram saja," ujarnya.

Meski sering ramai, terkadang Misnah juga masih menyisakan beberapa tusuk sate. Apabila tak habis dalam sehari, ia menyimpan dalam freezer dan menjajakannya lagi keesokan harinya.

Baca Juga: Larisnya Sate Klopo Dinoyo, Sehari Raup Omzet hingga Rp 3,6 Juta



Simak Video "Empuk Juicy Sate Kelapa Khas Surabaya"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/adr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT