Begini Cara Pembuatan Arak Bali yang Tahan Disimpan Tahunan

Riska Fitria - detikFood Senin, 15 Nov 2021 12:30 WIB
Begini Cara Pembuatan Arak Bali yang Tahan Disimpan Tahunan Foto: detikcom/Riska Fitria

3. Empat Varian Arak

Begini Cara Pembuatan Arak Bali yang Tahan Disimpan TahunanBegini Cara Pembuatan Arak Bali yang Tahan Disimpan Tahunan Foto: detikcom/Riska Fitria

Chef Yudi memproduksi arak dengan empat varian di Dapur Bali Moela. Varian tersebut adalah original, kelor, mangga dan nangka. Khusus untuk mangga dan nangka itu tergantung musim.

Sementara varian yang paling istimewa dan terbilang langka adalah varian kelor. Nah, arak varian original merupakan rasa arak Bali yang sebenarnya.

Varian kelor disebut istimewa karena ada perbedaan pada proses pembuatannya. Pada proses perebusan menggunakan api kayu bakar dari tanaman kelor yang sudah mati dan kering.

"Arak dengan kayu bakar kelor itu sudah warisan sejak dulu. Kalau arak kelor ini rasanya lebih halus berbeda dengan arak lainnya," ujar Chef Yudi.

4. Disimpan di Dalam Guci

Begini Cara Pembuatan Arak Bali yang Tahan Disimpan TahunanBegini Cara Pembuatan Arak Bali yang Tahan Disimpan Tahunan Foto: detikcom/Riska Fitria

Semua hasil produk arak yang telah dibuat di Dapur Bali Moela kemudian mengalami proses penyimpanan lanjutan. Arak-arak tersebut disimpan di dalam guci-guci tua.

"Nanti sebagian besar arak ini disimpan di dalam guci. Ditutup rapat selama waktu yang sangat lama, satu tahun hingga dua tahun. Semakin lama maka semakin enak rasanya," ujar Chef Yudi.

Uniknya guci-guci yang digunakan untuk menyimpan arak tersebut berusia tua sekitar ratusan tahun lalu. Chef Yudi menceritakan bahwa guci tersebut didapatkan masyarakat Desa Les.

"Desa Les kan salah satu desa tertua di Bali. Nah, masyarakatnya banyak menyimpan warisan guci tua milik leluhurnya,".

Guci-guci berisi arak bali itu pun di tata berjejer di Dapur Bali Moela. Untuk araknya sendiri dijual melalui koperasi dengan harga yang bervariasi.

"Harganya tuh macam-macam tergantung jenis, tergantung juga kadar alkoholnya berapa persen. Arak buah 40% Rp 175 ribu / 750 ml, yang 30% 100 ribu / 600 ml," ujar Chef Yudi.

Sementara untuk arak original dengan kadar alkohol 40% dihargai Rp 135 ribu per 750 ml dan arak original dengan kadar 30% dihargai Rp 25 ribu per 600 ml.

Baca Juga: 5 Fakta Arak Bali yang Disebut Bisa Sembuhkan OTG Corona

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(raf/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com