Jagung Pulut khas Kabupaten Gorontalo dan Bone Bolango Jadi Kuliner Autentik

Riska Fitria - detikFood Sabtu, 13 Nov 2021 17:30 WIB
Jagung Pulut khas Kabupaten Gorontalo dan Bone Bolango Jadi Kuliner Autentik Foto: detikcom/Riska Fitria
Jakarta -

Kabupaten Gorontalo dan Bone Bolango tengah menggali kuliner daerah untuk menjadi pangan yang ramah lingkungan. Ada kopi hingga binte biluhuta.

Kabupaten Gorontalo dan Bone Bolango merupakan anggota Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL). Kedua Kabupaten tersebut dikenal dengan kulinernya yang beragam.

Oleh karena itu, LTKL berkolaborasi dengan restoran Kaum Jakarta, Brookland Coffee, dan Masak TV berupaya untuk menggali kuliner unik dari kedua kabupaten tersebut.

Baca Juga: Daging Anjing atau RW Jadi Kuliner Warisan Turun Temurun di Manado

Jagung Pulut khas Kabupaten Gorontalo dan Bone Bolango Jadi Kuliner AutentikJagung Pulut khas Kabupaten Gorontalo dan Bone Bolango Jadi Kuliner Autentik Foto: detikcom/Riska Fitria

Mereka berupaya untuk menemukan potensi pengembangan produk ramah lingkungan dan ramah sosial lewat program Sustainable Culinary Journey Gorontalo dalam acara 'Jelajah Rasa dan Budaya Gorontalo dan Bone Bolango' (09/11/21).

Dengan adanya acara ini, Bupati Gorontalo sekaligus Sekretaris Jenderal LTKL, Nelson Pomalingo berharap agar kuliner Gorontalo dan Bone Bolango dapat dikenal secara nasional.

"Semoga melalui acara ini, kuliner Gorontalo dan Bone Bolango dapat dikenal lebih luas, tidak hanya di sekitar Sulawesi saja tetapi hingga nasional," ujar Nelson Pomalingo.

Jagung Pulut khas Kabupaten Gorontalo dan Bone Bolango Jadi Kuliner AutentikJagung Pulut khas Kabupaten Gorontalo dan Bone Bolango Jadi Kuliner Autentik Foto: detikcom/Riska Fitria

Lebih lanjut, Nelson juga berharap bisa memotivasi para pelaku UMKM pangan di kabupaten Gorontalo dan Bone Bolango agar bisa berinovasi dengan pangan yang ramah lingkungan.

Dalam acara tersebut juga disajikan aneka kuliner khas Kabupaten Gorontalo dan Bone Bolango yang tak bisa lepas dari bahan-bahan alami seperti kelapa hingga kopi pinogu.

Tanaman kopi itu biasa tumbuh di tengah hutan Gorontalo. Kopi tersebut disajikan dengan santan, gula aren dan kayu manis. Rasa kopinya tidak begitu kuat.

Jagung Pulut khas Kabupaten Gorontalo dan Bone Bolango Jadi Kuliner AutentikJagung Pulut khas Kabupaten Gorontalo dan Bone Bolango Jadi Kuliner Autentik Foto: detikcom/Riska Fitria

Sementara rasa santannya sangat mendominasi dan adanya sedikit cecapan rasa pedas. Kemudian ada binthe biluhuta yang terbuat dari jagung pulut atau milu dan kelapa.

Nah, selain kelapa potensi jagung pulut di Gorontalo juga cukup besar. Penggunaan jagung pulut juga dipakai pada menu tuna milu dabu-dabu. Menu ini berupa tuna bakar dengan jagung.

Kemudian disajikan dengan santan, kelapa, bawang merah dan kemangi. Selain itu juga ada jagung bakar khas Gorontalo yang dipadukan dengan jus nanas, gula aren, jeruk nipis dan sirup jagung.

Jagung Pulut khas Kabupaten Gorontalo dan Bone Bolango Jadi Kuliner AutentikJagung Pulut khas Kabupaten Gorontalo dan Bone Bolango Jadi Kuliner Autentik Foto: detikcom/Riska Fitria

Kabupaten Gorontalo dan Bone Bolango berada di Provinsi Gorontalo, karenanya memiliki akar kuliner dan cita rasa yang sama. Keduanya juga terletak di wilayah pesisir.

Karenanya kedua Kabupaten tersebut menggunakan hasil laut segar sebagai bahan utama masakan kedua kabupaten ini. Pangan dan kelestarian alam sangatlah berkaitan erat.

Jelajah Rasa dan Budaya Gorontalo & Bone Bolango ini merupakan rangkaian acara menuju Festival Kabupaten Lestari 4 (FKL4) yang akan berlangsung di 2 Kabupaten tersebut.

Festival Kabupaten Lestari itu akan diselenggarakan pada 23-28 November 2021 secara virtual dan langsung dengan mengusung tema 'Kembali Identitas Lestari'.

Baca Juga: 5 Nasi Kuning dari Berbagai Daerah yang Unik, Manado hingga Gorontalo



Simak Video "Sayur Putungo, Olahan Jantung Pisang Khas Gorontalo"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com