Berita Terpopuler

Awal Mula Babi Diharamkan dalam Islam dan Isu Kuah Mie Instan Mengandung Lilin

Tim detikfood - detikFood Senin, 02 Agu 2021 09:30 WIB
3 Agama Ini Mengharamkan Konsumsi Babi untuk Umatnya Foto: iStock
FOKUS BERITA Camilan Sultan
Jakarta -

Begini awal mula konsumsi babi dinyatakan haram dalam Islam. Ada juga siomay 'sultan' seharga ratusan ribu rupiah hingga percobaan untuk membuktikan isu kuah mie instan mengandung lilin.

Konsumsi babi jelas diharamkan untuk Muslim. Hal ini tercantum dalam beberapa ayat dalam Alquran. Salah satunya surat An-Nahl ayat 115 yang menyebut Allah mengharamkan konsumsi bangkai, darah, daging babi, dan apapun yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah SWT.

Munculnya larangan konsumsi babi dalam Islam pun ternyata punya fakta unik. Ada cerita mengenai kapan larangan ini muncul dalam Alquran dan catatan sejarah yang menunjukkan bahwa babi sebenarnya tidak ditemukan dalam sejarah bangsa Arab, sejak zaman Nabi Ibrahim AS sampai Nabi Muhammad SAW. Lantas mengapa ada ayat Alquran yang muncul soal larangan konsumsi babi?

Pembaca detikfood juga tertarik mengetahui deretan siomay 'sultan' yang dijual dengan harga selangit. Meski harganya mahal, kualitas tekstur dan rasa siomay ini tentu tak main-main. Kelezatannya bahkan membuat siomay premium punya penggemarnya sendiri.

Siomay ini dijual dengan harga ratusan ribu rupiah per porsi. Bahannya ada yang memakai ikan tenggiri ataupun udang. Siomay 'sultan' mudah ditemui di Jakarta dan sekitarnya, bahkan bisa dipesan melalui layanan online.

Segala hal mengenai mie instan selalu menarik perhatian. Mulai dari bahan pembuatan, cara memasak, hingga komentar-komentar orang mengenai rasanya. Belakangan ini santer terdengar isu air rebusan mie instan mengandung lilin yang membahayakan kesehatan.

Isu ini membuat banyak orang panik sebab mereka khawatir ada lilin sungguhan masuk ke sistem pencernaan. Guna mengonfirmasi isu ini, sosok di balik akun YouTube VS Experiment melakukan percobaan mikroskop untuk melihat kuah mie instan. Benarkah mengandung lilin?

Berikut deretan berita terpopuler detikfood yang menarik perhatian pembaca kemarin (1/8):

1. Awal mula babi diharamkan dalam Islam

Awal Mula Diharamkannya Daging Bagi Umat MuslimAwal Mula Diharamkannya Daging Bagi Umat Muslim Foto: iStock

Alquran melarang konsumsi babi, padahal di jazirah Arabiah tidak tidak ada babi sama sekali. Pada masa jahiliyah bangsa Arab tidak pernah sekali pun menyebut babi dalam syair dan prosa mereka. Lalu tidak pula ditemukan babi dalam sejarah bangsa Arab sejak zaman Nabi Ibrahim AS sampai Nabi Muhammad SAW.

Lalu mengapa Allah SWT tetap mengharamkan babi? Hal ini merujuk pada mukjizat Alquran dimana Alquran mengabarkan kondisi babi di akhir zaman. Alquran sebenarnya tengah mengkhithob generasi umat Islam modern. Begini penjelasannya.

Baca Juga: Begini Awal Mula Diharamkannya Daging Babi untuk Muslim

2. Siomay 'sultan' ratusan ribu rupiah

Siomay MamiSiomay Mami Foto: dokdetikFood

Jika siomay pada umumnya hanya dijual Rp 10 ribuan saja per porsi, berbeda dengan siomay premium ini yang dijual sampai lebih dari Rp 100 ribu per porsi. Meski harganya bikin kaget, siomay ini tetap digemari apalagi oleh pencinta seafood.

Salah satu yang terkenal adalah Siomay Nelayan. Harganya sekitar Rp 115 ribu per porsi isi 10 buah. Siomay di kawasan SCBD ini juga dilengkapi bumbu kacang yang gurih manis. Lalu ada juga siomay-siomay premium yang legit gurih di tempat berikut.

Baca Juga: Harganya Bikin Kaget! Rasa 5 Siomay 'Sultan' Ini Sebanding dengan Harganya

3. Percobaan kuah mie instan dengan mikroskop

Apa Benar Kuah Mie Instan Mengandung Lilin? Percobaan Ini Beri BuktiApa Benar Kuah Mie Instan Mengandung Lilin? Percobaan Ini Beri Bukti Foto: youtube VS Experiment

Guna mengungkap benar atau tidaknya kuah mie instan mengandung lilin, YouTuber VS Experiment melihat air rebusan dua mie instan goreng merek Indomie dan Mie Sedaap di bawah mikroskop. Dengan mikroskop canggih, pemilik channel ini melihat kandungan dalam kuah mie instan dengan melakukan pembesaran objek hingga 1000 kali.

Terlihat ada molekul-molekul kecil yang bergerak dan berpindah-pindah. Namun ini bukanlah zat lilin atau bakteri. "Ini semua bukan lilin seperti banyak kabar hoax, bukan juga bakteri atau kuman. Pergerakan partikel ini namanya Brownian Motion dalam fisika, penelitiannya dalam pembuktian keberadaan atom dan molekul," jelas pemilik channel ini.

Baca Juga: Apa Benar Kuah Mie Instan Mengandung Lilin? Percobaan Ini Beri Bukti



Simak Video "Bakmi Asap: Bakmi 'Smokey' yang Eksis Sejak 1960-an"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)
FOKUS BERITA Camilan Sultan

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com