Bubur Blendrang Legendaris Khas Muntilan yang Gurih Creamy

Eko Susanto - detikFood Kamis, 11 Feb 2021 13:30 WIB
Bubur Blendrang Legendaris Khas Muntilan yang Gurih Creamy Foto: Eko Susanto/detikcom
Magelang -

Di Kabupaten Magelang terdapat sejumlah kuliner khas yang bisa dicicipi. Khususnya di wilayah Kecamatan Muntilan, bukan hanya jemunak maupun tape ketan.

Tepatnya di Dusun Bintaro, Desa Gunungpring, Kecamatan Muntilan, ada bubur blendrang. Bubur yang satu ini sudah melegenda, kemudian penjualnya meneruskan menu ini secara turun temurun.

Bubur ini berbahan tepung gandum yang dicampur dengan tulang ayam atau kambing. Harga dari bubur ini sangat terjangkau. Sekalipun lokasi berjualannya di kampung, namun pembelinya silih berganti.

Bubur Blendrang Legendaris Khas Muntilan yang Gurih CreamyBubur Blendrang Legendaris Khas Muntilan yang Gurih Creamy Foto: Eko Susanto/detikcom


Yang khas dari bubur ini karena ada tulang baik kambing maupun ayam. Pembeli pun bisa memilih bubur dengan tulang kambing atau ayam. Mereka yang membeli rata-rata sudah menjadi pelanggan.

"Untuk membuat bubur ini, memasak air hingga mendidih kemudian dimasukkan bumbu-bumbunya ada bawang merah, bawang, cabai. Terus tulang hingga mendidih, dimasukan gandum yang telah diencerkan," ujar Romadhon (50), saat ditemui, Rabu (10/2/2021).

Romadhon, yang setiap harinya bertugas belanja tulang ayam dan kambing di Pasar Muntilan. Kemudian, tulang-tulang tersebut diolah menjadi bubur blendrang oleh istrinya, Sriningsih.

Bubur Blendrang Legendaris Khas Muntilan yang Gurih CreamyBubur Blendrang Legendaris Khas Muntilan yang Gurih Creamy Foto: Eko Susanto/detikcom


"Berjualan bubur blendrang ini sudah 23 tahun. Kami generasi ketiga hanya meneruskan saja," tutur Romadhon sambil melayani pembelinya.

Ia menambahkan, setiap harinya rata-rata menghabiskan 7 kg tulang ayam dan 2 kg tulang kambing. Kemudian, khusus untuk yang tulang kambing sebelumnya direbus dulu hingga lunak.

"Rata-rata 7 kg untuk tulang ayam, tulang kambing 2 kg. Tulang kambing kan lama itu, tiga jam masaknya," tuturnya.

Untuk pembeli, berasal dari Magelang, Jogja, Muntilan dan sekitarnya.

"Ya beli dari mana-mana, dari Magelang, Jogja, Muntilan juga ada," kata dia.

Bubur Blendrang Legendaris Khas Muntilan yang Gurih CreamyBubur Blendrang Legendaris Khas Muntilan yang Gurih Creamy Foto: Eko Susanto/detikcom


Adapun harga jual bubur tersebut, kata dia, tidak dipatok. Berapa pun mau beli ini tetap dilayani.

"Nggak matok harga, mau beli berapapun bisa. Rp2000 bisa, kan anak-anak kecil itu kadang mau beli, bisa juga Rp3000, Rp5000, Rp10 ribu bisa," katanya.

Sementara itu, salah satu pembeli, Josef mengaku, bubur blendrangnya sangat enak, kemudian bumbunya sangat terasa. Selain itu, harga sangat terjangkau.

Bubur Blendrang Legendaris Khas Muntilan yang Gurih CreamyBubur Blendrang Legendaris Khas Muntilan yang Gurih Creamy Foto: Eko Susanto/detikcom


"Enak sekali buburnya, bumbunya terasa. Harga sangat terjangkau," ujarnya yang membeli dua porsi, itu.

Karena dimasak dengan kaldu dari tulang kambing dan tulang ayam bubur terasa sangat lembut creamy dengan rasa gurih alami yang enak. Apalagi ditambah berbagai bumbu, makin mantap rasanya.

(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com