Cooking, Eating, Meeting Detikfood

Cooking, Eating, Meeting Detikfood

- detikFood
Jumat, 27 Jan 2006 14:20 WIB
Jakarta - Tahun ini kami tim detikfood memasuki tahun kelima menemani Anda. Mungkin Anda bertanya-tanya, kayak apa ya tim detikfood itu? Awal tahun ini kami merasa inilah saat paling oke untuk 'jual tampang' di depan Anda. Cerita seru hari spesial kami ada di sini!Biasanya minimal sebulan sekali kami mengadakan rapat komplet. Kali ini kami membuat agenda yang agak berbeda. Pertama, tim yang kami ajak berkumpul bukan hanya tim redaksi tetapi juga tim IT, Desain, Promosi dan Marketing. Karena tanpa mereka kami tak bisa bekerja optimal. Agendanya juga kami buat lebih santai. Sebelum meeting kami sepakat untuk menyiapkan makan siang spesial, setelah makan siang akan disambung dengan meeting. Kami sengaja melakukan pinlok alias pindah lokasi. Tidak di markas detikcom, di ruang meeting yang segi empat itu tetapi di markas Arumanis, Indonesian Culinary Arts yang ada di Ciniru, Kebayoran Baru. Kami tiba di Ciniru pukul 11.30 wib, terlambat satu setengah jam dari waktu yang telah dijadwalkan. Sesampainya di sana kami langsung disambut oleh Mbak Odi -panggilan akrab Mbak Odilila Winneke red- dan aroma ikan kembung yang baru digoreng di dapur. Acara masak-masak makan siang pun dimulai.Masakan pertama yang kami garap adalah pangsit udang goreng. Pangsit isi udang yang telah disiapkan oleh Mbak Odi ini berbentuk perahu kecil yang unik. Penggorengan pangsit ini dilakukan secara bergantian oleh, Ririe dari Tim Promo, Elly dan Lila dari detikfood, Alien dari Tim IT, dan Mbak Odi sendiri tentunya. Sambil menggoreng, pastilah kami ramai berceloteh dan sstt...bergossip! Acara menggoreng ayam bumbu kuning juga tak kalah seru. "Ih...nyiprat-nyiprat, gimana nih!," teriak Ririe si centil dari Promotion. Dengan sigap Krisna, tim IT mengambil alih. Krisna dari Tim IT yang biasa bekerja sebagai programmer, rupanya punya bakat untuk urusan dapur (Kapan mau buka resto ayam goreng Kris?) Sesigap mengutak-atik urusan komputer, Krisna pun membuktikan keahlian memasaknya. Hasilnya, gorengan ayamnya crispy. Warna ayamnya pun cantik, kuning keemasan. Sementara kami sibuk dengan cipratan minyak dari ayam goreng, Sharah, tim marketing, sibuk menata kelengkeng dan jeruk Shan Tang yang menggiurkan (Hayoo..sudah berapa yang masuk mulut ya?) untuk pencuci mulut.Akhirnya, giliran menu spesial pun tiba, yaitu tumis kangkung. Tumis kangkung ini merupakan spesial request dari Tim Promo. Ririe, sebagai pe-request tumis kangkung pun didaulat untuk menjadi koki pertama. Lagi-lagi Krisna sibuk jadi asisten Ririe. Aroma terasi yang ditambahkan dalam tumisan makin membuat kami lapar. "O...jadi nggak boleh ditambah air ya mbak," demikian komentar Ririe. Dengan api besar, wajan ditutup, tanpa tambahan air, tumis kangkung yang hijau cantik tersaji. Karena jumlahnya cukup banyak maka dilakukan dalam dua kali tumisan. Begitu tumis kangkung selesai, tanpa dikomando kami pun langsung duduk manis mengelilingi meja makan. Makan siang! Nyam..nyam..nyamm...di atas meja telah tersedia sambal ulek dengan udang penyet yang diberi perasan jeruk nipis, ayam goreng bumbu kuning, ikan kembung goreng, asam-asam daging, lalapan, dan buah. Tak ada satupun dari kami yang mengambil sendok dan garpu. Makan pakai tangan! Hmm.... Suara gaduh pun langsung senyap karena suapan nasi mulai menjejali mulut. Krisna yang ada di dekat AC pun keringatan karena sambal yang pedas menggigit! Meeting yang dilakukan di ruang kelas Arumanis, terasa sangat seru dan lancar. Karena perut kenyang atau karena dilakukan sambil mengunyah kelengkeng dan jeruk shantang? Dari masalah Isi, rencana acara-acara offline hingga desain merchandising detikfood dibahas lancar dan tuntas!!! Semuanya untuk makin memanjakan pencinta detikfood. Di tengah meeting ada beberapa orang teman yang datang terlambat karena kesibukan yang tak dapat ditinggalkan, Stevany dan Nunik dari tim Marketing, Mas Didik selaku Content Director detikfood, Mas Aldie dari tim designer dan Sarwani dari Tim IT. Gara-gara datang terlambat laukpun jadi nggak komplet lagi. "Siapa sih yang makan terakhir kok aku nggak kebagian ikan goreng," teriak Aldie. He...he... tentu saja nggak ada yang mau ngaku. Pokoknya kalau enyak, eh enak ya nggak ada yang ngaku eh...ingat sama teman! Sebelum pulang ke markas Buncit, kami pun berfotoria. Benar-benar seru meeting kali ini. Silakan liat wajah-wajah ceria kami di foto (keren kan?). (lil/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads