Resto Sorgum Untuk Pakan Ternak Akan Dibangun di Situbondo

Ghazali Dasuqi - detikFood Senin, 28 Sep 2020 12:30 WIB
Segar dan Manisnya Sirup Sorgum di Situbondon Ini Bikin Penasaran Foto: Ghazali Dasuqi / detikcom
Jakarta -

Pemkab Situbondo kini getol mengembangkan tanaman sorgum. Dari 6.000 hektar lahan yang disiapkan, kini tanaman sorgum sudah menyebar di atas lahan 80 hektar.

Selain bisa diolah menjadi sirup nira sorgum, beras sorgum juga cukup bagus dikonsumsi. Bukan hanya itu saja. Tanaman sorgum juga bisa diproduksi untuk pakan ternak berkualitas. Apalagi di musim kemarau ini, biasanya banyak peternak sapi yang kesulitan mendapatkan pakan ternaknya.

"Di sini, sorgum bisa menjadi solusi. Karena selain bisa memproduksi pakan ternak yang cenderung ekonomis, sorgum juga bisa hidup di lahan tandus sekalipun. Jadi ke depan, prospek tanaman sorgum ini cukup bagus," kata Bupati Situbondo, H Dadang Wigiarto saat panen massal sorgum dua hari lalu.

Segar dan Manisnya Sirup Sorgum di Situbondon Ini Bikin PenasaranSegar dan Manisnya Sirup Sorgum di Situbondon Ini Bikin Penasaran Foto: Ghazali Dasuqi / detikcom

Baca Juga : Pertama di Dunia, Indonesia Punya Gula Pasir Berbahan Sorgum

Menurut Dadang, manfaat tanaman sorgum sangat banyak sekali, selain untuk pakan ternak, bulir sorgum merupakan bahan pangan, yang bisa jadi pengganti beras. Air yang terkandung dalam sorgum bisa diproduksi menjadi nira, bahkan rendemennya lebih bagus daripada gula.

"Dalam waktu dekat akan ditanam sorgum seluas 30 hektar. Kemudian awal musim hujan seluas 100 hektar," beber Dadang.

Sebagai Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Situbondo, drh Hasanuddin Riwansiyah menjelaskan, kebutuhan pakan ternak di Situbondo ini cukup tinggi. Sementara ketersediaan pakan terbatas, terlebih di musim kemarau seperti sekarang.

Segar dan Manisnya Sirup Sorgum di Situbondon Ini Bikin PenasaranSegar dan Manisnya Sirup Sorgum di Situbondon Ini Bikin Penasaran Foto: Ghazali Dasuqi / detikcom

"Dengan tanaman sorgum, pakan ternak bisa diproduksi lebih hemat, tentunya dengan kualitas tinggi. Harganya pun lebih murah dibandingkan harga pakan saat ini," tandas drh Hasanuddin.

Untuk pakan ternak jerami misalnya, harganya Rp1.500 per kg dengan kualitas yang tidak jelas. Sedangkan sorgum, cukup Rp 800 per kilogram dengan kualitas standar untuk kebutuhan produktivitas ternak.

Pria yang akrab disapa drh Udin menyebutkan ke depan pihaknya berencana mendirikan resto atau tempat pengolahan sorgum untuk pakan ternak, dengan berbasis teknologi. Semua desa di Situbondo nantinya ditargetkan memiliki resto pakan ternak tersebut.

Baca Juga : Sorgum Bisa Jadi Alternatif Sehat Beras yang Tinggi Protein



Simak Video "Sensasi Rasa Dawet Hitam, Lebih Kenyal dan Gurih"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)