Nasi Nusantara Autentik

Cerita Penjual Sego Berkat Langganan SBY di Gunungkidul

Pradito Rida Pertana - detikFood Senin, 17 Agu 2020 09:00 WIB
Sego Berkat Favorit SBY Foto: dok.detikFood / Pradito Rida Pertana
Jakarta -

Selain terkenal akan deretan pantai pasir putih, Gunungkidul memiliki beragam kuliner yang unik. Salah satunya adalah sego berkat Warung Bu Tiwi Tan Tlogo.

Berlokasi di Jalan Wonosari-Semanu KM 3,5, Padukuhan Mijahan, Kalurahan Semanu, Kapanewon Semanu, Warung Bu Tiwi Tan Tlogo sangat mudah dijangkau karena berada di pinggir jalan raya. Selain itu, perpaduan bangunan tradisional dengan nuansa asri menjadi sensasi tersendiri saat menyambangi rumah makan tersebut.

Pemilik Warung Bu Tiwi Tan Tlogo, Sunyoto (52) mengatakan, bahwa rumah makan yang berdiri sejak 15 Agustus 2012 ini memang menyajikan menu-menu tradisional, khususnya kuliner khas Gunungkidul. Sunyoto mengaku, sebetulnya menu andalan di rumah makannya adalah sayur brongkos.

Sego Berkat Favorit SBYSego Berkat Favorit SBY Foto: dok.detikFood / Pradito Rida Pertana

Baca Juga: Uenak Tenan! Sego Berkat Bu Murni yang Jadi Obat Rindu Kampung Halaman

"Sebetulnya kalau di rumah makan saya menu yang spesial adalah sayur brongkos, dulu almarhum bu Ani (Yudhoyono) mampir pertama kali karena tertarik dengan sayur brongkos," katanya kepada detikcom, Minggu (16/8/2020).

Lanjutnya, SBY dan Ani Yudhoyono kala itu pertama kali bertandang ke Warung Bu Tiwi Tan Tlogo antara tahun 2013-2014, tepatnya usai pergantian Presiden. Sedangkan kali ketiga kunjungan SBY ke warung tersebut terjadi pada tahun 2017.

Sego Berkat Favorit SBYSego Berkat Favorit SBY Foto: dok.detikFood / Pradito Rida Pertana

"Terakhir itu tahun 2017, jadi pak SBY sama bu Ani sudah 3 kali ke sini (Warung Bu Tiwi Tan Tlogo)," ucapnya.

Lebih lanjut, Sunyoto mengaku baru menyajikan menu 'sego berkat' ketika kunjungan ketiga SBY. Padahal, dia sudah menyajikan menu tersebut sejak akhir tahun 2013.

"Jadi tahun 2012 saya branding sayur brongkos dan sudah jadi, lalu saya mau branding sego berkat dan akhirnya baru berani menyajikan ke pak SBY pada tahun 2017," katanya.

Sego Berkat Favorit SBYSego Berkat Favorit SBY Foto: dok.detikFood / Pradito Rida Pertana

Dia mengaku baru berani menyajikan sego berkat pada kunjungan ketiga kali SBY karena sempat ragu dengan menu sego berkatnya. Namun, setelah disajikan ternyata SBY menyukainya.

Menyoal alasan munculnya sego berkat sebagai menu, Sunyoto mengaku karena ingin semua kalangan tidak segan makan di rumah makannya. Mengingat selama ini rumah makan miliknya kerap didatangi para pejabat dan tokoh nasional sehingga masyarakat menilai harga makanan di rumah makannya cenderung mahal.

"Kesan orang Gunungkidul kalau masuk sini mahal katanya, jadi image masuk sini pasti mahal padahal tidak. Karena seperti itu kita cari segmen pasar untuk semua orang," katanya.

"Terus awalnya muncul ide sego berkat itu saat saya ngobrol sama istri, istri bilang kalau 'aku dulu ingat saat kecil sering menghadang ayah dan ibu di pintu kalau pulang kondangan karena pasti membawa sego berkat'. Nah, dari situ punya ide menyajikan menu sego berkat itu untuk bisa menyasar semua elemen," imbuhnya.

Sego Berkat Favorit SBYSego Berkat Favorit SBY Foto: dok.detikFood / Pradito Rida Pertana

Terkait seperti apa nasi berkat itu, Sunyoto menjelaskan jika nasi berkat adalah menu sederhana. Selain itu, harga satu porsi nasi berkat juga sangatlah terjangkau.

"Jadi nasi berkat itu isinya nasi, kemudian sedikit suwiran daging sapi, oseng suun, oseng tempe kemudian ditaburi serundeng kelapa muda dan dibungkus daun jati. Untuk harga satu porsinya Rp 7 ribu, karena biar semua bisa menikmatinya," ucapnya.

Baca Juga: Nasi Berkat Daun Jadi Jadi Tren Gara-gara Pandemi Corona



Simak Video "Nikmatnya Nasi Berkat Bungkus Daun Jati Khas Pacitan"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/odi)