Saat Puasa, Ini Alasan Madu Wajib Ada di Menu Sahur

Alfi Kholisdinuka - detikFood Senin, 27 Apr 2020 11:08 WIB
Sarang Madu Murni Foto: Dok. Sarang Madu Murni
Jakarta -

Bukan rahasia lagi jika kurma menjadi makanan yang khas selama Ramadhan. Sebab, kurma mempunyai deretan manfaat untuk tubuh. Selain itu, kurma juga menjadi makanan favorit Rasulullah untuk berbuka puasa dan sahur.

Kini tak hanya kurma, ternyata madu juga sangat dianjurkan untuk disantap selama bulan Ramadhan. Madu dikenal sebagai bahan makanan yang bisa sehatkan tubuh. Rasanya manis namun dapat menjaga kesehatan pencernaan hingga menjaga daya tahan tubuh, terutama saat puasa.

Selama berpuasa ini kita harus menjaga nutrisi makanan agar tubuh tetap fit. Minum madu saat sahur, dapat memberikan efek tak terduga saat menjalankan puasa tanpa lemas dan lapar. Apa sajakah itu?

Meningkatkan Energi Tubuh

Madu mengandung sejumlah gula alami seperti fruktosa, maltosa, glukosa dan sukrosa, saat masuk ke dalam tubuh, kandungan tersebut akan diolah menjadi kalori, yang bisa diandalkan untuk meningkatkan energi tubuh selama berpuasa.

Pemanis Alami Pengganti Gula

Madu tidak hanya akan memberikan rasa manis, tapi juga menambah kelezatan. Lebih dari itu, mengurangi efek buruk yang disebabkan oleh kebanyakan gula. Namun, tetap harus diperhatikan takaran madu yang optimal.

Sarang Madu MurniSarang Madu Murni Foto: Dok. Sarang Madu Murni

Penahan Lapar

Tahukah kamu, 1 sendok makan madu setara dengan 17gram karbohidrat. Kandungan tersebut akan diolah menjadi kalori yang memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga mampu menahan rasa lapar.

Melindungi Lambung

Mengutip Medical News Today, sebuah penelitian mengatakan madu dapat mencegah peningkatan asam lambung, dengan cara memberi perlindungan pada kerongkongan (esofagus) dan lambung. Maka itu madu bisa membantu mengurangi resiko penderita GERD yang dapat memicu peradangan dan nyeri pada ulu hati.

Sarang Madu MurniSarang Madu Murni Foto: Dok. Sarang Madu Murni

Bersihkan Racun Tubuh

Antioksidan yang terdapat dalam madu, dapat membunuh racun di dalam tubuh. Bila bosan dengan madu saja, kamu bisa mencampurkan air hangat (hangat kuku), madu dan sedikit perasan lemon.

Campuran madu dan air hangat (hangat kuku) yang diminum saat berbuka puasa pun akan mempermudah penyerapan nutrisi dalam makanan sehingga menjaga sistem pencernaan dan BAB menjadi Lancar.

Nah kabar baiknya, Sarang Madu Murni menghadirkan madu langsung dari sarangnya, yang bekerja sama dengan peternak Lebah Indonesia. Sarang Madu Murni sudah di Uji Laboratorium Balai Besar Industri Argo Bogor dan memiliki sertifikasi P-IRT dari Dinas Kesehatan setempat. Bahkan peternak mereka pun memiliki izin sertifikasi P-IRT dari daerah peternak.

Bagi Anda pencinta madu yang tidak manis, ada sarang madu Cerana. Berasal dari lebah Apis Cerana (lebah lokal) yang menghisap nektar bunga yang ada di sekitar daerah peternak. Sarang madunya tidak terlalu kokoh, memiliki warna coklat terang dan rasa yang tidak terlalu manis.

Sarang Madu MurniSarang Madu Murni Foto: Dok. Sarang Madu Murni

Sedangkan bagi pencinta manis, ada Sarang Madu Melifera. Berasal dari lebah Apis Melifera (Lebah import) yang menghisap nektar bunga, dominannya randu. Sarang madunya kokoh, madunya kental, memiliki warna cokelat khas madu, dan rasa yang manis. Aroma wangi madunya pun khas.

Mengunyah Sarang Madu Murni juga membantu membersihkan plak gigi, sehingga membantu menghilangkan bau nafas ketika puasa. Cek Instagram @sarangmadumurni ataupun kunjungi websitenya www.sarangmadumurni.com untuk mengetahui produk lainnya.

(prf/ega)