Bikin Mie Instan Ramah Diabetes, Mahasiswi UIN Alauddin Diundang ke Korsel

Hermawan Mappiwali - detikFood Sabtu, 14 Des 2019 07:14 WIB
Foto: Hermawan Mappiwali/detikcom
Makassar - Mie instan favorit semua orang. Tapi mahasiswi ini membuat mie instan yang ramah untuk penderita diabetes. Iapun tampil di pameran SIIF Korsel.

Ruhul Fadila, mahasiswi Farmasi UIN Alauddin Makassar, tak menyangka jika karena mie instan buatannya, membuatnya diundang ke Seoul Internasional Invention Fair (SIIF), Korea Selatan (Korsel). Menariknya, ide membuat nochip disebut Ruhul berawal dari iseng-iseng alias coba-coba.

Saat memamerkan nochip di negeri ginseng pada 27-30 November 2019 lalu, Ruhul ditemani tiga rekan kuliahnya, yakni Nur Rezky Rutami Amir, Indah Nur Pratiwi, Fitril Imani serta dosennya, Muh Ikhlas Arsul. Alhasil, produk nochip mendapat respons positif oleh 40 ribu pengunjung di SIIF.

"Ada beberapa penghargaan yang kami terima di sana, ada awards, silver prize, sama The Best Woman Inventor," ujar Ruhul saat ditemui detikcom, Jumat (13/12/2019).



Bikin Mie Instan Ramah Diabetes, Mahasiswi UIN Alauddin Diundang ke KorselIni tampilan mie instan nochip yang ramah diabetes. Foto: Hermawan Mappiwali/detikcom


Saat ditanya keistimewaan dari produk nochip, Ruhul menjelaskan mie instan buatannya adalah makanan yang bisa mengontrol kadar gula darah berlebih di dalam tubuh seseorang. Ruhul pun menceritakan ide pembuatan nochip yang memang berawal dari keisengan dirinya setelah diberi tugas kuliah.

"Semester (VI) lalu dapat tugas kuliah buat makanan yang punya manfaat kesehatan. Hari itu saya buat Kukis, biskuit," kata Ruhul.

Selepas membuat tugas dengan produk kukis, lanjutnya, Ruhul kemudian iseng mencoba membuat produk makanan lain yang lebih populer namun tetap memiliki manfaat bagi kesehatan.

"Karena sudah buat tugas, senang kan, jadi saya iseng buat produk makanan lain, bikin mie tapi bahannya buah labu," ujar dia.

Bikin Mie Instan Ramah Diabetes, Mahasiswi UIN Alauddin Diundang ke Korsel
Ruhul Fadila menerima beragam penghargaan untuk nochip ciptaannya. Foto: Hermawan Mappiwali/detikcom


Ide itu kemudian didiskusikan Ruhul kepada tiga orang rekannya dan juga dosennya. Mereka pun sepakat mencari literatur soal bahan makanan yang bisa membantu mengontrol gula darah. Buah labu, air putih, serta sedikit terigu lantas dipilih sebagai bahan dasar membuat mie.

"Kemudian ketumbar, merica, sama bawang putih itu untuk bahan buat bumbunya," sambung Ruhul.

Salah seorang rekan Ruhul, Indah menjelaskan bahwa bahan-bahan di atas dipilih karena memiliki kandungan alisin dan alin, flavanoid serta antioksidan.

"Bahan itu jika dikonsumsi tubuh dengan kadar tepat maka membantu pankreas memproduksi insulin. Jadi mengurangi kadar glukosa di dalam tubuh, diubah jadi energi dia," kata Indah.

Sementara rekan Ruhul lainnya, Nur Rezky mengatakan, pemilihan bahan nochip sudah melalui riset dari jurnal ilmiah yang ada. Termasuk telah meriset efek mengonsumsi nochip.

"Kami riset kepada 10 orang, mereka yang mengonsumsi 300 gram nochip setiap hari mampu mengurangi gula darah seseorang, dari 180 menjadi 120," kata Rezky.


Bikin Mie Instan Ramah Diabetes, Mahasiswi UIN Alauddin Diundang ke KorselRuhul saat tampil di Seoul Internasional Invention Fair, Seoul. FadilaFoto: Hermawan Mappiwali/detikcom


Nur Rezky menuturkan, produk nochip lebih tepat dikonsumsi penderita diabetes miletus tipe dua.

"DM (diabetes miletus) kan ada 2 tipe, tipe 1, yaitu yang tubuhnya memang sudah tidak mampu memproduksi insulin. Kalau tipe dua, tubuhnya masih bisa produksi insulin, tapi sedikit," katanya.

Kini tak hanya deretan penghargaan, produk nochip juga mengundang ketertarikan sejumlah investor di SIIF. Mereka ingin bekerja sama.

"Sekarang ini ada investor sedang menjalin komunikasi dengan kami mengenai ketertarikan mereka. Tapi produk ini masih sedang kami sempurnakan," imbuhnya.

"Karena 40 ribu pengunjung itu memang kebanyakan investor, mereka melihat inovasi produk yang dipamerkan di sana. Di sana ada beberapa kategori inovasi produk yang dipamerkan dari berbagai negara, termasuk kategori makanan yang kami ikuti," kata Ruhul.



Simak Video "Masak Masak: Tips Bikin Camilan dari Mie Instan"
[Gambas:Video 20detik]
(odi/odi)