Rayakan Hari Kopi Sedunia, Kopi Kenangan Siap Buka Ribuan Gerai

Sonia Basoni - detikFood Selasa, 01 Okt 2019 14:10 WIB
Foto: Dok. Kopi Kenangan Foto: Dok. Kopi Kenangan
Jakarta - Berbeda dengan gerai kopi kekinian lainnya. Kopi Kenangan merupakan ritel kopi non-franchise. Punya target membuka ribuan gerai kopi murah dan berkualitas.

Dalam rangka merayakan Hari Kopi Sedunia yang jatuh pada hari ini, 1 Oktober 2019, Kopi Kenangan selaku ritel kopi non-franchise di Indonesia sudah siap dengan renca na ekspansinya. Mereka akan membuka ribuan cabang Kopi Kenangan di seluruh Indonesia hingga luar negeri.

Baca Juga: Segarnya Kopi dan Minuman Kekinian Ada di Sini!

"Kopi Kenangan ini pertama kali dibangun pada tahun 2017 lalu, merupakan ritel kopi non-franchise. Di mana semua kopi yang kami produksi menggunakan biji kopi dan gula aren asli dari Indonesia. Tentunya dengan harga kopi yang terjangkau," tutur Edward Tirtanata, selaku CEO dari Kopi Kenangan ketika ditemui detikFood (01/09), dalam acara sesi diskusi bersama Kopi Kenangan.
Rayakan Hari Kopi Sedunia, Kopi Kenangan Siap Buka Ribuan GeraiFoto: Dok. Kopi Kenangan

Edward tak sendirian, ia dibantu oleh James Prananto selaku CEO Kopi Kenangan, juga Cynthia Chaerunnisa selaku CMO Kopi Kenangan. Dalam waktu yang cukup singkat, mereka berhasil mengembangkan Kopi Kenangan hingga memiliki lebih dari 130 cabang.

"Kopi Kenangan ini sebenarnya berawal dari saya yang merupakan penggemar berat kopi, tapi saat itu saya melihat bahwa harga kopi ini masih cukup mahal. Lalu kebanyakan kafe-kafe lebih memilih menggunakan biji kopi dari luar negeri, seperti dari Ethiopia dan Brazil," lanjut Edward.

Kurangnya eksposur terhadap biji kopi Indonesia, membuat Edward dan James memutuskan untuk membuat gerai kopi yang terjangkau, dan menggunakan produk asli Indonesia. Tentunya untuk mendukung petani kopi kecil yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Timur, Aceh, Sumatera, dan Flores, tempat mereka membeli biji kopi tersebut.
Rayakan Hari Kopi Sedunia, Kopi Kenangan Siap Buka Ribuan GeraiFoto: Dok. Kopi Kenangan

"Dengan harga Rp 18.000, sudah bisa minum kopi yang enak. Jadi meski harganya murah, tapi bahan-bahan yang digunakan tetap berkualitas. Kami juga menggunakan mesin kopi La Marzocco Strada di setiap gerai, sehingga rasa kopinya lebih konsisten dan enak," jelas James.

Menariknya, Kopi Kenangan tak membuka sistem franchise. Hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas rasa dari kopi. Menurut James, jika Kopi Kenangan membuka franchise, nantinya akan memiliki dampak dari brand kopi mereka sendiri.

"Kalau sistem franchise, itu biasanya siapa cepat dia dapat. Kebanyakan mereka hanya mementingkan keuntungan saja, tapi tidak terlalu mementingkan kualitas kopi yang dijual. Jadi hal ini lah yang membuat kita tidak membuka sistem franchise, karena kami tidak ingin adanya penurunan kualitas kopi, layanan, hingga SOP," tutur James.
Rayakan Hari Kopi Sedunia, Kopi Kenangan Siap Buka Ribuan GeraiFoto: Dok. Kopi Kenangan

Di akhir sesi diskusi, Edward menuturkan bahwa Kopi Kenangan memiliki target untuk membuka lebih dari 2.000 cabang pada tahun 2021 nanti. Di mana kini persentase rata-ratanya mereka mampu membuka 1,3 cabang Kopi Kenangan setiap harinya.

Untuk merampungkan target ini, Kopi Kenangan mendapatkan suntikan dana sebesar US$ 20 juta atau sekitar Rp 283 miliar dari Sequoia India. Dengan dana ini, Kopi Kenangan akan terus ekspansi dan melebarkan sayap bisnis mereka di industri kopi lokal maupun internasional.

"Selain memiliki target untuk membuka ribuan cabang di Indonesia. Kamu juga tengah melakukan penelitian untuk membuka cabang Kopi Kenangan di luar negeri, seperti di Malaysia, Thailand, Filipina, hingga Vietnam," pungkas Edward.

Baca Juga:Tetap Hits! Es Kopi Susu Kekinian untuk Segarkan Tenggorokan

Simak Video "Serunya Rayakan Hari Kopi Internasional di Banyuwangi"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)